Realisasi Pendapatan Muba Capai Rp 1,806 Triliun per 2 Oktober 2026, Tiga Sektor Pajak Lampaui Target

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:17:01 WIB
Rapat evaluasi pendapatan daerah Kabupaten Musi Banyuasin digelar bersama Badan Anggaran DPRD Muba.

MUSI BANYUASIN — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengevaluasi kinerja pendapatan daerah bersama Badan Anggaran DPRD Muba. Rapat dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba Drs RE Aidil Fitri, Plt Kepala Bapenda Muba Noor Yosept Zaath, dan Kepala Dishub Muba M Hatta. Turut hadir pimpinan serta anggota DPRD Muba.

Dari total realisasi pendapatan, pendapatan transfer menyumbang sekitar Rp 1,477 triliun. Angka itu setara 63,79 persen dari target Rp 2,315 triliun. Sisanya ditopang penerimaan lain, termasuk PAD yang terus dioptimalkan lewat pajak dan retribusi daerah.

Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan Tembus 250,97 Persen

Sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan mencatat capaian paling menonjol. Realisasinya sekitar Rp 14,18 miliar, atau 250,97 persen dari target Rp 5,65 miliar.

Pajak Air Tanah menyusul dengan capaian 136,66 persen. Sejumlah objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) juga bergerak positif, terutama sektor perhotelan serta kesenian dan hiburan.

Retribusi Pasar hingga Persampahan Ikut Lewati Target

Di sisi retribusi, beberapa objek sudah melampaui target yang ditetapkan. Di antaranya retribusi tempat usaha pasar, grosir dan pertokoan, serta tempat khusus parkir.

Retribusi pelayanan persampahan, tempat rekreasi, pariwisata dan olahraga, hingga penyediaan dan/atau penyedotan kakus juga mencatat capaian di atas target. Pemkab Muba menilai hasil ini sebagai modal untuk memperkuat pembangunan daerah.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci

Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba Drs RE Aidil Fitri menyebut evaluasi bersama Banggar sebagai bagian penting pengelolaan pendapatan daerah. Menurutnya, langkah itu memastikan target yang ditetapkan bisa dikejar secara maksimal.

"Pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada, sekaligus memastikan target yang telah ditetapkan dapat dikejar secara maksimal," ujarnya.

Plt Kepala Bapenda Muba Noor Yosept Zaath memaparkan capaian penerimaan tiap sektor. Ia juga menyoroti potensi yang masih bisa digali untuk menambah penerimaan daerah.

Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay menekankan pentingnya sinergi legislatif dan eksekutif dalam mengawal pendapatan daerah.

"Semangatnya bukan sekadar mengejar angka, tetapi bagaimana seluruh potensi yang ada bisa dikelola optimal untuk memperkuat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Muba," pungkasnya.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: haluansumatera.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top