SEKAYU — Pertemuan dan komunikasi politik antara A Rahman Senen dan Darwin menjadi titik balik dalam persaingan menuju Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Musi Banyuasin. Rahman Senen secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Darwin, sebuah langkah yang langsung mengubah konstelasi dukungan dari berbagai cabang olahraga.
Dukungan yang Mengubah Peta Kekuatan
Sebelumnya, Rahman Senen dan Darwin sama-sama dianggap sebagai rival politik saat keduanya duduk di DPRD Muba. Namun, kesepakatan koalisi ini memaksa sejumlah pihak untuk melakukan konsolidasi ulang dan menentukan sikap politik menjelang pemilihan.
“Alhamdulillah, teman sejawat kita Rahman memberikan dukungan koalisi kepada saya. Ini suatu kejutan dan hal yang baik untuk menata KONI lebih baik ke depannya,” ujar Darwin saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).
Rahman Senen: Silaturahmi Jadi Dasar Koalisi
A Rahman Senen membenarkan adanya dukungan politik yang diberikan kepada Darwin. Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi yang terjalin menjadi fondasi utama terbentuknya koalisi ini.
“Benar, semalam kita menjalin silaturahmi dan dukungan koalisi terhadap Darwin,” jelas Rahman saat dihubungi melalui telepon seluler.
Ia berharap pemilihan Ketua KONI Musi Banyuasin nantinya berjalan kondusif, demokratis, dan mengedepankan semangat kebersamaan. Siapa pun yang terpilih, kata Rahman, harus mampu membawa KONI Muba menjadi organisasi yang lebih solid dan meningkatkan prestasi olahraga di kabupaten tersebut.
Apa Arti Koalisi Ini bagi Persaingan?
Bergabungnya figur sentral seperti Rahman Senen dinilai menjadi dinamika baru yang berpotensi memengaruhi dukungan dari sejumlah cabang olahraga. Darwin mengaku dukungan tersebut menjadi energi baru untuk membawa perubahan dalam tubuh KONI Musi Banyuasin.
“Dengan bertambahnya koalisi ini tentu menambah semangat dan kekuatan baru untuk perubahan,” katanya.
Proses pemilihan Ketua KONI Muba diprediksi masih akan diwarnai berbagai manuver politik dari para kandidat lainnya dalam waktu dekat.