Pencarian

Kartu Grafis Gaming Buatan China LX 7G100 Gagal Saingi RTX 4060, Harga Rp 8 Juta

Kamis, 21 Mei 2026 • 18:27:01 WIB
Kartu Grafis Gaming Buatan China LX 7G100 Gagal Saingi RTX 4060, Harga Rp 8 Juta
Kartu grafis LX 7G100 gagal menyaingi performa RTX 4060 dalam uji benchmark gaming.

SUMATERA SELATAN — Lisuan Tech, perusahaan semikonduktor asal China, baru saja merilis LX 7G100 yang digadang-gadang sebagai GPU gaming domestik pertama yang serius. Namun, hasil uji performa dari reviewer China ??? (Chao Wan Ke) menunjukkan fakta yang kontras: kartu grafis ini gagal total bersaing dengan GPU kelas menengah Nvidia yang sudah dirilis setahun lalu.

Dalam video pengujian yang diunggah di Bilibili, LX 7G100 diuji dengan berbagai gim modern di resolusi 1080p. Pengaturan grafisnya bervariasi dari Low ke Medium, dan sesekali ke High untuk melihat batas atas kemampuannya. Teknologi FSR 3 dan frame generation juga diaktifkan jika gim mendukung, demi mengejar kelancaran frame rate.

Spek Gahar, Performa Pincang

Untuk memastikan tidak ada hambatan dari komponen lain, sang reviewer merakit PC high-end. Spesifikasinya meliputi prosesor AMD Ryzen 7 9800X3D, motherboard MSI MPG X870E Edge Ti WiFi, RAM 32 GB DDR5-6000, dan SSD PCIe 5.0 2 TB. Dengan setup ini, LX 7G100 menjadi satu-satunya variabel yang memengaruhi performa.

Hasil benchmark menunjukkan bahwa LX 7G100 tidak mampu mengejar rata-rata frame rate RTX 4060. Dalam beberapa gim, seperti Forza Horizon 5, angkanya bahkan terbilang sangat rendah. Hal ini mengindikasikan masalah optimasi driver atau arsitektur GPU yang belum matang.

Harga yang Sulit Dibela

Yang paling mengkhawatirkan, setidaknya bagi konsumen di China, adalah harga jual LX 7G100 yang mencapai 485 dolar AS. Bandingkan dengan RTX 4060 yang bisa didapatkan dengan harga lebih murah dan performa yang lebih stabil. Lebih parahnya lagi, harga tersebut setara dengan RTX 5060 Ti 16GB di pasar saat ini.

"Looks DOA even for its intended market," tulis salah satu komentator di forum Tom's Hardware, merujuk pada kondisi kartu grafis yang sudah mati sebelum lahir. Komentar lain menyoroti hasil Forza Horizon 5 yang "anehnya rendah", menandakan optimasi driver yang buruk.

Pelajaran untuk Pasar GPU Global

Kegagalan LX 7G100 menjadi pengingat bahwa membuat GPU gaming yang kompetitif tidak cukup hanya dengan spesifikasi kertas yang mentereng. Ekosistem driver, dukungan perangkat lunak, dan optimasi gim memegang peran yang sama pentingnya. Bagi Nvidia, AMD, dan Intel, ini adalah bukti bahwa tembok masuk (entry barrier) di industri GPU masih sangat tinggi.

Bagi konsumen Indonesia, kabar ini mungkin tidak berdampak langsung karena LX 7G100 tidak dijual di pasar lokal. Namun, kasus ini menjadi pelajaran berharga: harga tinggi tidak selalu menjamin performa tinggi, terutama untuk produk generasi pertama dari pendatang baru.

Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks