JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga memberikan klarifikasi resmi terkait angka Rp18.040 per liter pada struk pembelian Pertalite yang ramai diperbincangkan. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menegaskan, angka tersebut merupakan simulasi harga keekonomian, bukan harga jual riil di SPBU.
Arti Angka Rp18.040 di Struk: Simulasi, Bukan Tagihan
Roberth menjelaskan, angka itu muncul untuk menggambarkan biaya penyediaan energi jika dihitung berdasarkan komponen harga pasar. Meski demikian, konsumen tetap membayar sesuai harga yang ditetapkan pemerintah karena ada dukungan subsidi negara.
"Kebijakan subsidi BBM merupakan kewenangan pemerintah. Pertamina bertindak sebagai operator yang menjalankan penyaluran BBM bersubsidi," ujar Roberth dalam keterangan resminya, Selasa.
Mengapa Harga Pertamax dan Pertalite Berbeda Jauh?
Perbedaan mendasar terletak pada status kedua jenis BBM. Pertalite merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang mendapat subsidi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah. Sementara Pertamax adalah BBM nonsubsidi yang harga jualnya mengikuti dinamika pasar.
Roberth menambahkan, harga Pertamax yang berlaku saat ini pun belum sepenuhnya mencerminkan harga keekonomian internasional. "Apabila harga Pertamax sepenuhnya mengacu pada harga keekonomian, harga jualnya seharusnya lebih tinggi dibandingkan harga Pertalite tanpa subsidi," jelasnya.
Penyesuaian Harga Pertamax Terbaru
Pertamina Patra Niaga mengakui penyesuaian harga Pertamax pada 10 Juni 2026 lalu mempertimbangkan sejumlah faktor: kondisi ekonomi, daya beli masyarakat, hingga keberlanjutan fiskal pemerintah. Penyesuaian serupa juga dilakukan oleh badan usaha penyedia BBM lainnya.
"Bahkan pada periode sebelumnya, harga Pertamax sempat ditahan agar tidak naik demi menjaga daya beli masyarakat dan mendukung perekonomian nasional," sebut Roberth.
Imbauan untuk Masyarakat Sumsel
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak utuh terkait harga BBM. Informasi resmi dapat diakses melalui website www.pertaminapatraniaga.com, akun Instagram @pertaminapatraniaga, atau menghubungi Pertamina Customer Solutions di nomor 135.