BANYUASIN — Suasana keakraban mewarnai acara pelepasan peserta magang Batch III di Lapas Kelas IIA Banyuasin. Para mahasiswa dan pelajar yang selama beberapa bulan menimba ilmu di lembaga pemasyarakatan itu resmi mengakhiri masa praktik mereka.
Bukan Sekadar Formalitas Akademik
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, memberikan pesan khusus kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa magang bukanlah sekadar kewajiban untuk memenuhi nilai akademik semata.
“Pengalaman selama magang harus menjadi modal untuk meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan membentuk karakter yang siap menghadapi masa depan,” ujar Tetra dalam sambutannya.
Ia juga mendorong para peserta magang untuk terus belajar, menjaga integritas, dan berani berinovasi di bidang yang mereka tekuni. Menurutnya, dunia kerja saat ini membutuhkan individu yang adaptif dan memiliki karakter kuat.
Apresiasi dari Peserta untuk Lapas Banyuasin
Momen pelepasan ditandai dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada seluruh peserta magang. Sebagai bentuk balas budi, para peserta juga memberikan plakat kepada Kepala Lapas Banyuasin atas bimbingan yang telah diberikan selama masa praktik.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta magang, pejabat struktural, dan pegawai Lapas Banyuasin. Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya masa pembelajaran sekaligus awal dari langkah baru bagi para peserta.
Program magang di Lapas Banyuasin diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi generasi muda yang ingin mempersiapkan diri menghadapi persaingan tenaga kerja ke depan.