Pencarian

Apple iOS 27 Beta Luncurkan Slider Liquid Glass, Janjikan Baca Ikon Lebih Jelas

Minggu, 21 Juni 2026 • 13:24:31 WIB
Apple iOS 27 Beta Luncurkan Slider Liquid Glass, Janjikan Baca Ikon Lebih Jelas
Apple memperkenalkan slider transparansi Liquid Glass di iOS 27 beta untuk meningkatkan keterbacaan ikon.

SUMATERA SELATAN — Setahun lalu, Apple memperkenalkan Liquid Glass sebagai bahasa desain baru di iOS 26. Responsnya? Banjir kritik. Pengguna mengeluhkan ikon yang tampak miring, efek transparansi yang mengganggu keterbacaan, hingga sensasi pusing saat menggulir layar dalam mode gelap. Kini, di iOS 27 beta yang dirilis untuk iPhone 17 Pro Max, Apple kembali ke meja gambar untuk memperbaiki desain kontroversial ini tanpa menghilangkannya sepenuhnya.

Masalah Liquid Glass yang Bikin Pengguna Frustrasi

Kritik terhadap Liquid Glass bukan sekadar soal penolakan terhadap perubahan. Beberapa masalah teknis membuat pengalaman sehari-hari terasa kurang nyaman. Salah satu keluhan paling umum adalah berkurangnya keterbacaan ikon. Banyak pengguna melaporkan bahwa ikon terlihat buram dan memiliki efek "miring" yang aneh—sekali Anda melihatnya, mustahil untuk tidak menyadarinya lagi.

Mode gelap menjadi pemicu masalah lain. Sejumlah pengguna mengeluhkan efek cahaya tipis di sekitar ikon Liquid Glass yang mengganggu fokus, bahkan menyebabkan pusing pada beberapa kasus. Keyboard juga tidak konsisten: aplikasi pihak ketiga sering kembali ke desain keyboard lama alih-alih menggunakan versi yang dibalut efek Liquid Glass. Pengguna iPhone generasi lama juga mengalami performa yang tidak stabil. Apple sendiri mengakui bahwa upgrade ke iOS 26 bisa menyebabkan masalah sementara pada baterai dan performa.

Slider Transparansi: Solusi yang Dinanti

Perubahan paling signifikan di iOS 27 beta adalah hadirnya slider pengatur kekuatan efek Liquid Glass di seluruh sistem. Ini lompatan besar dari iOS 26 yang hanya menyediakan opsi biner "clear" dan "tinted", plus toggle "reduce transparency" yang tersembunyi di menu aksesibilitas. Dengan slider ini, pengguna bisa memilih dari efek transparan penuh hingga hampir seluruhnya buram, meski jejak latar belakang masih tampak samar.

Apple juga menjanjikan peningkatan besar pada keterbacaan. Tepi gelap baru di sekitar elemen Liquid Glass, dipadukan dengan sorotan yang lebih terang, membuat ikon dan jendela lebih menonjol dari latar belakang. Sistem kini juga mampu menyebarkan konten latar yang kompleks dengan lebih efektif, membuat ikon lapisan atas tampak lebih tajam dan terdefinisi. Apple menambahkan fitur refraksi baru yang bisa dimanfaatkan pengembang untuk aplikasi mereka.

Apakah Perubahannya Terasa?

Saat menjajal iOS 27 beta di iPhone 17 Pro Max, perbedaan visual yang dramatis sulit dikenali sekilas. Efek Liquid Glass masih mendominasi, dan bagi pengguna yang sangat membenci desain ini, kecewa mungkin tetap menjadi reaksi pertama. Namun, slider transparansi memberi kendali yang sebelumnya tidak ada. Pengguna yang merasa pusing dengan efek penuh bisa langsung meredamnya tanpa harus masuk ke menu aksesibilitas yang rumit.

Peningkatan keterbacaan juga baru terasa saat digunakan dalam waktu lebih lama, terutama di aplikasi dengan latar belakang kompleks. Ikon memang tampak lebih bersih dan tidak lagi "berteriak" meminta perhatian. Bagi pengguna yang bertahan dengan iOS 26 karena terpaksa, iOS 27 beta menawarkan angin segar—meski bukan revolusi desain.

Siapa yang Cocok Upgrade?

iOS 27 beta jelas bukan untuk semua orang. Pengguna yang sangat terganggu dengan efek Liquid Glass dan menginginkan kontrol penuh akan menemukan nilai tambah di slider transparansi. Namun, jika Anda termasuk pengguna yang sudah nyaman dengan iOS 26 dan tidak mengalami masalah berarti, tidak ada urgensi untuk segera beralih ke versi beta. Apple masih memiliki waktu hingga rilis publik untuk menyempurnakan detail-detail kecil yang mungkin baru terlihat setelah pemakaian lebih lama.

Bagikan
Sumber: tomsguide.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks