EMPAT LAWANG — Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan Sultan Muda Goes to Kabupaten/Kota, Rabu (29/7/2026). Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Madani Pemkab Empat Lawang ini mengusung tema kolaborasi peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta pengembangan ekonomi daerah.
Target 1.000 Sultan Muda di Empat Lawang
Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, mengatakan program ini merupakan langkah strategis Pemprov Sumsel untuk mencetak 100.000 wirausahawan muda. "Kabupaten Empat Lawang menargetkan lahirnya sekitar 1.000 Sultan Muda. Para peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan dan pengembangan wirausaha daerah," ujarnya.
Kegiatan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, termasuk Asisten I M. Yunidi, Asisten II Rapani, Asisten III Suharlan, Inspektur Yukius Sugiantara, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sopian Haris. Turut hadir pelaku UMKM, wirausaha muda, dan tamu undangan lainnya.
Literasi Keuangan dan Antisipasi Kejahatan Digital
Perwakilan OJK Provinsi Sumatera Selatan, Marisa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan layanan keuangan formal, serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan digital di sektor jasa keuangan.
Dalam sesi materi, peserta diperkenalkan dengan layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK yang kini dapat diakses secara daring sebagai pengganti layanan BI Checking. Pelaku UMKM juga didorong untuk memanfaatkan produk dan layanan industri jasa keuangan sebagai modal mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing.
Bank Sumsel Babel Siapkan Layanan Perbankan
Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Kabupaten Empat Lawang, Ari Lesmana, turut hadir dalam acara tersebut. Pihak perbankan melakukan sosialisasi produk dan layanan perbankan kepada peserta, khususnya bagi pelaku UMKM yang membutuhkan akses permodalan.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa, sambutan dari OJK Provinsi Sumatera Selatan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang, kemudian penyampaian materi literasi dan inklusi keuangan.