SUMATERA SELATAN — Calon gubernur California Steve Hilton menilai proposal kredit pajak film dan televisi federal Amerika Serikat kecil peluangnya disahkan tahun ini. Politikus Partai Republik itu menyebut kalender Kongres yang padat menjelang pemilu sela jadi penghambat utama. Hilton menyampaikan pandangan tersebut jelang debat gubernur di CNN melawan rival Demokratnya, Xavier Becerra.
Hilton, mantan pembawa acara Fox News kelahiran Inggris, berbicara kepada Deadline menjelang debat head-to-head di CNN. Debat digelar Rabu malam pukul 18.00 waktu Pasifik. Ia mencalonkan diri sebagai gubernur California dengan pendekatan yang ia sebut "MAGA-lite" di negara bagian yang selama ini condong ke Partai Demokrat.
Dalam wawancara itu, Hilton membahas sejumlah isu industri hiburan. Mulai dari nasib kredit pajak federal, kondisi Hollywood yang dinilainya lesu, hingga merger ParaBros senilai US$111 miliar. Ia juga menyinggung persaingan Wali Kota Los Angeles antara petahana Karen Bass dan Nithya Raman yang memimpin survei.
Peluang Kredit Pajak Federal Dinilai Tipis
Hilton menyebut ukuran bipartisan kredit pajak film dan televisi federal tidak menjamin kelolosan di Kongres. Presiden Donald Trump mendukungnya, begitu pula lawan politiknya, Adam Schiff. Kombinasi itu ia gambarkan sebagai "teman sekamar yang aneh".
"Saya pikir sangat tidak mungkin," ujar Hilton saat ditanya apakah aturan itu bisa lolos sebelum akhir tahun.
Ia mengaku telah berbicara intens dengan sejumlah nama industri, termasuk Jon Voight, Stephen Paul, dan Spencer Pratt. Semuanya, kata Hilton, mendukung kebijakan tersebut. Namun ia tetap pesimistis soal perolehan suara di Kongres.
"Saya berharap saya salah. Saya sungguh berharap saya salah, tapi saya pikir itu tidak akan mendapat cukup suara," tambahnya.
Menurut Hilton, hambatan utama bukan soal politik bipartisan, melainkan kalender legislatif. Kongres menghadapi pemilu sela dan sesi lame duck yang membuat ruang pembahasan sempit.
Argumen "Bailout Selebritas Hollywood"
Hilton menyoroti narasi yang ia nilai keliru namun kuat secara politik. Banyak anggota Kongres, katanya, menganggap kredit pajak ini sebagai bentuk penyelamatan bagi selebritas Hollywood.
"Mengapa kita harus menyelamatkan selebritas Hollywood?" ujar Hilton menirukan argumen para penentang.
Ia menilai argumen itu sederhana dan sepenuhnya salah. Namun ia mengakui daya pikatnya besar, terutama bagi perwakilan daerah yang tidak punya koneksi dengan industri hiburan.
"Mengapa mereka mempertaruhkan modal politik untuk ini?" kata Hilton menggambarkan keraguan anggota Kongres.
Strategi California Jika Federal Gagal
Karena tidak bisa mengandalkan pemerintah federal, Hilton menyiapkan paket insentif tingkat negara bagian. Ia ingin California menyamai yurisdiksi terbaik seperti Inggris, Kanada, dan Eropa.
"Kita hanya perlu menyamai yang terbaik, dan kita harus sebaik yang terbaik," ujarnya.
Hilton yakin begitu insentif California kompetitif, semua produksi akan kembali ke negara bagian itu. Menurutnya, faktor pajak harus disingkirkan dari keputusan produksi.
"Orang-orang sebenarnya ingin berada di California, khususnya di L.A., jadi saya pikir kita tidak perlu bertindak berlebihan," kata Hilton.
"Begitu kita melakukannya, semua orang akan ingin berada di sini karena di sini lebih baik. Kita hanya perlu menyingkirkan argumen pajak dari keputusan produksi, lalu kita akan menang," tambahnya.
Agenda Iklim Usaha dan Dua Industri Darurat
Hilton menyebut misi utamanya sebagai gubernur berikutnya adalah membalik iklim usaha California. Ia menilai negara bagian itu terlalu bermusuhan terhadap dunia usaha secara umum.
Litigasi, biaya energi, pajak, regulasi, dan birokrasi berbelit ia sebut sebagai penyebab bisnis terusir. Namun Hilton menegaskan ada dua industri spesifik yang butuh bantuan darurat saat ini, salah satunya industri hiburan.
Ia mengaku telah menggelar sejumlah pertemuan dengan serikat pekerja dan pelaku industri di Los Angeles. Dalam forum-forum itu, Hilton menyampaikan langsung komitmennya soal pemulihan iklim usaha.
Debat Rabu malam menjadi ujian langsung bagi Hilton untuk menjual pendekatannya di pesisir barat yang sangat biru. Ia berupaya menjadi gubernur California pertama dari Partai Republik sejak Arnold Schwarzenegger.