Pencarian

IHSG Anjlok 3,64% ke 4.996, DMAS Naikkan Target Penjualan 41,83%

Selasa, 20 Oktober 2026 • 08:21:31 WIB
IHSG Anjlok 3,64% ke 4.996, DMAS Naikkan Target Penjualan 41,83%
IHSG ditutup melemah 3,64% ke level 4.996,61 pada perdagangan Senin (19/10).

SUMATERA SELATAN — Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah 3,64% ke level 4.996,61 pada perdagangan Senin (19/10), dengan seluruh 11 sektor berakhir di zona merah. Di tengah tekanan itu, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menaikkan target marketing sales 2026 menjadi Rp2,95 triliun, naik 41,83% dari target sebelumnya Rp2,08 triliun.

Pelemahan indeks terjadi bersamaan dengan aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp2,28 triliun di pasar reguler. Jika dihitung di seluruh pasar, net sell asing tercatat Rp1,72 triliun. Sektor Basic Industry menjadi yang paling tertekan dengan koreksi 4,57%.

Di antara saham yang masih bertahan di zona hijau, BSIM memimpin kenaikan 24,83%, disusul AADI 2,78% dan DSSA 2,10%. Sebaliknya, BBCA terkoreksi 6,86%, BYAN turun 6,95%, dan BBRI melemah 3,79%.

Bursa Amerika Serikat bergerak beragam pada sesi yang sama. Dow Jones turun tipis 0,07% ke 51.966, sementara S&P 500 naik 0,41% ke 7.690 dan Nasdaq menguat 1,11% ke 26.430.

Saham HSC Keluar dari Perhitungan IHSG

Bursa Efek Indonesia memutuskan mengeluarkan seluruh saham dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG. Keputusan diambil setelah BEI berkoordinasi dengan MSCI, dengan tujuan meningkatkan kredibilitas indeks.

Kebijakan berlaku tanpa menghapus saham HSC dari perdagangan. Saham-saham tersebut tetap dapat diperjualbelikan, hanya perubahan harganya tidak lagi berdampak pada IHSG. Bobot saham HSC saat ini sekitar 18% terhadap indeks.

Mengacu materi OJK, total kapitalisasi pasar saham HSC mencapai Rp3.076,5 triliun atau 28,8% dari total kapitalisasi pasar BEI per September 2026. Daftar HSC kini mencakup 83 saham, bertambah setelah BEI memasukkan 19 saham baru pada 12-13 Oktober 2026.

BEI juga akan mencantumkan status afiliasi dalam publikasi pemegang saham dengan kepemilikan 1% atau lebih. Tanggal berlaku kedua kebijakan belum diumumkan, sementara pembaruan sanksi terhadap saham HSC akan disampaikan OJK.

DMAS Kejar Rp2,95 Triliun dari Lahan Industri

Permintaan lahan industri dari sektor data center mendorong DMAS menaikkan target. Hingga September 2026, perseroan telah membukukan marketing sales Rp2,61 triliun, setara 88,57% dari target baru dan 125,91% dari target awal.

Kinerja keuangan DMAS turut tumbuh pada semester I 2026. Pendapatan tercatat Rp1,80 triliun, melonjak 193,64% dari Rp613 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih meningkat 154,04% menjadi Rp1,10 triliun dari Rp433 miliar.

CUAN, BREN, dan DSSA Siapkan Buyback

Ketiga emiten menyiapkan pembelian kembali saham di tengah fluktuasi pasar. Mengacu POJK No. 13/2023 dan SOJK 112/2026, aksi tersebut dapat dilakukan tanpa persetujuan RUPS.

  • CUAN menyiapkan dana maksimal Rp500 miliar dari kas internal.
  • BREN dan DSSA masing-masing menyiapkan dana hingga Rp1 triliun.
  • Buyback CUAN dan BREN berlangsung 19 Oktober hingga 31 Desember 2026.
  • Buyback DSSA berjalan 19 Oktober 2026 sampai 18 Januari 2027.

Secara proforma, buyback CUAN menurunkan total aset dari US$2,65 miliar menjadi US$2,62 miliar dan ekuitas dari US$638,37 juta menjadi US$610,37 juta. Buyback BREN menurunkan aset dari US$4,04 miliar ke US$3,99 miliar dan ekuitas dari US$944,99 juta ke US$889,27 juta.

DSSA menyebut aksinya tidak akan menurunkan pendapatan dan berpotensi meningkatkan laba per saham. Ketiga perusahaan menargetkan buyback untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus menambah nilai bagi pemegang saham.

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • DSSA: Buy 715-725, TP 740-750, SL 675
  • UNTR: Buy 22.300-22.400, TP 22.600-22.850, SL 21.400
  • ITMG: Buy 22.900-23.000, TP 23.250-23.500, SL 22.100
  • INCO: Buy 3.590-3.620, TP 3.680-3.730, SL 3.420
  • PTBA: Buy 2.840-2.860, TP 2.910-2.940, SL 2.690

Segala analisis dan rekomendasi saham bersifat informatif, bukan ajakan membeli atau menjual saham tertentu.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks