Pencarian

Danantara Ajukan Penawaran Saham BEI, Due Diligence Masih Berjalan

Rabu, 28 Oktober 2026 • 13:19:01 WIB
Danantara Ajukan Penawaran Saham BEI, Due Diligence Masih Berjalan
Danantara resmi mengajukan penawaran saham BEI dengan proses uji tuntas yang masih berlangsung.

SUMATERA SELATAN — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi mengajukan penawaran untuk menjadi pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan proses uji tuntas yang masih berlangsung hingga kini. Langkah Danantara masuk ke struktur kepemilikan bursa dimungkinkan setelah RUPSLB BEI menyetujui perubahan anggaran dasar yang membuka pintu bagi pemegang saham dari luar Anggota Bursa.

Jakarta — Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan pihaknya belum bisa membeberkan nilai transaksi maupun rincian penawaran Danantara karena prosesnya belum tuntas. Penawaran dari Danantara sudah masuk ke meja BEI, tetapi seluruh dokumen dan administrasi masih dalam tahap penelaahan.

Persetujuan perubahan anggaran dasar menjadi kunci pembuka jalan bagi masuknya pemegang saham baru. Sebelumnya, kepemilikan saham bursa hanya diperuntukkan bagi Anggota Bursa. Kini, pihak di luar Anggota Bursa dapat memiliki saham BEI sepanjang memenuhi syarat yang ditetapkan.

Ruang Terbuka untuk Kemenkeu dan Bank Indonesia

Jeffrey menegaskan penyesuaian anggaran dasar tidak dirancang khusus untuk mengakomodasi satu atau dua institusi. Aturan baru berlaku umum bagi setiap pihak yang memenuhi ketentuan.

Selain Danantara, Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia dimungkinkan menjadi pemegang saham bursa berdasarkan peraturan perundang-undangan. Namun, Jeffrey menyebut kedua lembaga tersebut belum memasuki tahap uji tuntas.

"Setelah ini, ruang bagi calon pemegang saham di luar Anggota Bursa sudah terbuka. Kami akan mulai memproses, mengundang, serta menilai potensi calon pemegang saham baru," ujar Jeffrey seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

IPO Belum Bertenggat, Saham Baru Jadi Langkah Awal

BEI belum menetapkan target waktu khusus untuk melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Jeffrey menyebut penerbitan saham baru kemungkinan menjadi langkah awal sebelum IPO, meski skema tersebut masih harus dibahas dan memerlukan persetujuan resmi para pemegang saham.

"Ke depannya, tentu kita harap bisa IPO seperti bursa-bursa di negara lain. Namun sebelum sampai ke tahap IPO, kita harus menyelesaikan tahapan awal ini terlebih dahulu," ungkapnya.

Kepastian mengenai pihak yang akan resmi menjadi pemegang saham baru masih menunggu penyelesaian seluruh dokumen dan proses administrasi. BEI memilih menuntaskan tahapan awal ini sebelum membuka pembicaraan lebih jauh soal struktur kepemilikan jangka panjang.

Bagi pasar modal Indonesia, masuknya Danantara sebagai calon pemegang saham bursa menandai pergeseran tata kelola BEI dari yang semula didominasi Anggota Bursa. Jika terealisasi, struktur kepemilikan baru berpotensi memengaruhi arah pengembangan bursa, termasuk rencana IPO yang selama ini menjadi pembanding dengan bursa regional seperti Singapura dan Malaysia.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks