MUSI RAWAS - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan responsif bagi masyarakat di Bumi Silampari. Hal ini ditandai dengan peresmian fasilitas gedung pelayanan baru serta peluncuran rangkaian program kemanusiaan di wilayah hukum Polres Musi Rawas.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, memimpin langsung seremoni peresmian Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) serta dua unit Asrama Pejabat Utama (Aspol PJU). Fasilitas ini dibangun sebagai bagian dari transformasi Polri yang Presisi, dengan menitikberatkan pada aspek pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis guna memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pembangunan Gedung SPKT dan infrastruktur pendukung lainnya merupakan hasil nyata dari kolaborasi lintas instansi. Proyek ini didanai melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2025. Sinergi ini mencerminkan betapa pentingnya kerja sama antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menghadirkan fasilitas publik yang berkualitas dan berkelanjutan bagi warga setempat.
Dalam arahannya, Irjen Pol Sandi Nugroho menekankan bahwa keberadaan gedung baru ini bukan sekadar simbol fisik, melainkan pusat kesiapsiagaan personel di lapangan. Kapolda menginstruksikan jajarannya agar menjaga dan merawat fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.
“Fasilitas ini harus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal. Sinergi antara Polri dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif guna mendukung pembangunan daerah,” ujar Sandi Nugroho di sela-sela kegiatan peninjauan fasilitas.
Selain fokus pada infrastruktur, Polda Sumsel juga meluncurkan berbagai inisiatif bakti sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau disingkat GENTING. Program ini merupakan manifestasi dukungan Polri terhadap kebijakan nasional dalam mempercepat penurunan angka stunting di tingkat daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel menyalurkan sedikitnya 2.000 paket bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan. Tidak hanya itu, komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat juga diwujudkan melalui pembangunan sumur bor untuk akses air bersih serta program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Kegiatan ini juga diramaikan dengan agenda sunatan massal dan donor darah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya berperan dalam aspek penegakan hukum semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk meningkatkan taraf hidup warga.
“Polda Sumsel berkomitmen tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial dan penguatan layanan publik yang berdampak langsung,” kata Nandang Mu’min.
Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan berbagai pihak, Kapolda Sumsel juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra kerja strategis. Salah satu penerima penghargaan adalah perwakilan PMI Provinsi Sumatera Selatan yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan donor darah massal di lingkungan Polres Musi Rawas.
Kegiatan ini ditutup dengan peninjauan langsung ke area gedung SPKT yang baru diresmikan untuk memastikan seluruh perangkat pelayanan sudah siap beroperasi. Langkah ini diharapkan menjadi pemicu bagi peningkatan indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja kepolisian di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Musi Rawas.
Ke depan, Polda Sumatera Selatan diproyeksikan akan terus memperluas cakupan program serupa ke wilayah hukum polres lainnya. Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelayanan publik yang lebih modern, sekaligus mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dengan masyarakat luas demi terciptanya kondusivitas wilayah yang berkelanjutan.