MUARA ENIM — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Enim menggelar kegiatan Peningkatan Kapabilitas dan Potensi Agen Perisai di kantornya, Rabu (20/5). Pelatihan ini bertujuan memperkaya pemahaman para agen tentang program jaminan sosial ketenagakerjaan serta meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan edukasi dan layanan kepada masyarakat pekerja di lapangan.
Mengapa Agen Perisai Disebut Garda Terdepan?
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Muara Enim, Mansursyah, menegaskan bahwa agen Perisai adalah mitra strategis yang berada di barisan paling depan untuk menyosialisasikan manfaat program kepada pekerja informal dan UMKM. Meski tidak hadir langsung, ia menyampaikan apresiasi melalui keterangan tertulis.
“Agen Perisai adalah ujung tombak kami menjangkau pekerja informal dan UMKM. Peningkatan kapabilitas ini penting agar informasi dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan tepat, cepat, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Mansursyah.
Materi Pelatihan: Dari Teknik Komunikasi hingga Klaim Digital
Dalam sesi pelatihan, para agen mendapatkan pemahaman mendalam tentang manfaat program jaminan sosial, teknik komunikasi efektif, serta digitalisasi proses klaim BPJS Ketenagakerjaan. Strategi optimalisasi peran di lapangan juga diberikan agar pendampingan kepada pekerja informal dan UMKM berjalan lebih efektif.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Rohman, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memperluas perlindungan sosial.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Agen Perisai memiliki peran strategis dalam menjangkau pekerja informal bahkan sampai ke pelosok desa. Semakin paham agennya, semakin mudah UMKM dan pekerja informal kita memahami manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Rohman.
Apa Kendala yang Sering Dihadapi Agen di Lapangan?
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para agen menyampaikan berbagai tantangan yang mereka temui saat bertemu langsung dengan pekerja informal dan pelaku UMKM. Tim BPJS Ketenagakerjaan memberikan solusi praktis agar hambatan tersebut bisa diatasi.
Dengan bekal pelatihan ini, para agen Perisai diharapkan semakin siap menjalankan peran sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran perlindungan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Muara Enim dan PALI. Program jaminan sosial bagi pekerja informal menjadi prioritas nasional yang terus didorong pencapaiannya oleh pemerintah daerah setempat.