Gubernur Herman Deru Apresiasi Kontribusi Nahdliyin di Milad ke-80 Sumsel, Doa Bersama untuk Pelabuhan Tanjung Carat

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 18:00:01 WIB
Gubernur Herman Deru memberikan apresiasi atas kontribusi warga Nahdlatul Ulama dalam pembangunan Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyebut kontribusi warga Nahdlatul Ulama (NU) sangat besar bagi pembangunan daerah. Hal itu ia sampaikan di hadapan ribuan santri dan pengurus PWNU Sumsel dalam acara "Sumsel Bermunajat" yang digelar di Pondok Pesantren Aulia Cendikia Kampus C Palembang, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini sekaligus memperingati Milad ke-80 Provinsi Sumsel.

Doa Bersama untuk Pelabuhan Tanjung Carat

Acara diisi dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua PWNU Sumsel, KH Hendra Zainuddin Al Qodiri. Ia mengajak seluruh hadirin mendoakan kemaslahatan masyarakat Sumsel, termasuk kelancaran pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. "Semoga Gubernur Herman Deru selalu sehat, Sumsel diberkahi dan semakin maju," ujarnya dalam sambutan.

Usia 80 Tahun Bukan Batas untuk Berbenah

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa usia delapan dekade bagi sebuah provinsi bukanlah masa tua. "Kecepatan membangun wilayah dalam dekade tertentu bisa sangat maju. Namun, ternyata kita belum apa-apa," katanya. Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya melihat pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan mental dan karakter warga.

Menurut gubernur, rasa syukur harus terus diperdalam. Ia membandingkan situasi damai di Sumsel dengan kondisi konflik di sejumlah wilayah Timur Tengah. "Kita bayangkan saudara-saudara kita di Timur Tengah yang mengalami banyak kesulitan," ujarnya.

Pembangunan Mental Dimulai dari Ibu

Herman Deru menyebut peran ibu sangat sentral dalam membentuk generasi unggul. "Saya sebagai pemimpin menitipkan harapan agar pada 2045 masyarakat Sumsel memiliki generasi muda yang unggul," katanya. Ia menekankan bahwa ulama, umara, dan umat adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam menjaga harmoni dan percepatan pembangunan.

Hadiah untuk Pondok Pesantren

Di akhir acara, Herman Deru memberikan hadiah kepada Pondok Pesantren Aulia Cendikia sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan dan keagamaan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PWNU Sumsel yang telah menginisiasi kegiatan doa bersama tersebut. "Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumsel, saya menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya," pungkasnya.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: sumselupdate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top