PALEMBANG — Seorang ibu rumah tangga di Palembang mengaku sering merasa lelah secara emosional karena harus mengurus anak, suami, dan pekerjaan tambahan sebagai penjahit rumahan. Kondisi seperti itu, menurut TP PKK Kota Palembang, bukan lagi kasus langka di tengah tekanan hidup perkotaan.
Menjawab kebutuhan itu, TP PKK Palembang menginisiasi Soul Healing Day, sebuah program pemulihan mental yang digelar di Palembang, Selasa (15/4). Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa mengatakan kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan ruang pemulihan emosional bagi perempuan yang mengalami luka batin.
Dewi menjelaskan bahwa perempuan saat ini kerap menjalankan berbagai peran sekaligus—mulai dari ibu, istri, pekerja, hingga anggota masyarakat. Kondisi itu, menurut dia, berpotensi menimbulkan kelelahan mental dan tekanan emosional yang tidak bisa diabaikan.
"Keluarga yang harmonis berawal dari individu yang sehat, baik secara fisik maupun mental," kata Dewi dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa perempuan yang memiliki ketenangan batin dan ketahanan mental dapat menjadi sumber kekuatan yang memberikan pengaruh positif bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Dalam kegiatan Soul Healing Day, peserta tidak hanya diajak bercerita. Mereka juga dibimbing untuk lebih mengenali diri sendiri, mengelola emosi, dan memulihkan luka batin agar mampu membangun hubungan yang lebih sehat dengan orang lain.
Program ini dinilai penting karena luka batin yang tidak tertangani bisa berdampak pada kualitas hubungan antarmanusia, termasuk dalam rumah tangga. Dewi berharap penyelenggaraan Soul Healing Day bisa menjadi momentum bagi peserta untuk memperkuat rasa syukur dan membangun semangat baru dalam menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan bermakna.
Kegiatan ini juga diharapkan mendukung upaya mewujudkan keluarga yang tangguh, harmonis, dan sejahtera di Kota Palembang. TP PKK Palembang berencana menjadikan program ini sebagai agenda rutin, mengingat tingginya kebutuhan akan layanan kesehatan mental di kalangan ibu rumah tangga dan perempuan pekerja.
Dengan pendekatan yang lebih manusiawi dan berbasis komunitas, Soul Healing Day menjadi salah satu langkah konkret untuk mengatasi masalah kesehatan mental yang kerap dianggap tabu di masyarakat.