Anggota DPD RI Amaliah Sobli Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Palembang, Sekaligus Beri Bantuan Hadroh untuk Emak-Emak 30 Ilir

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06:32 WIB
Anggota DPD RI Amaliah Sobli sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada warga Kelurahan 30 Ilir, Palembang.

PALEMBANG — Anggota DPD RI Amaliah Sobli kembali turun ke akar rumput untuk menyampaikan materi kebangsaan. Kali ini, politikus yang akrab disapa Lia itu memilih Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, sebagai lokasi sosialisasi Empat Pilar MPR RI.

Empat Pilar Bukan Sekadar Hafalan, Tapi Pengamalan

Dalam acara yang digelar pukul 13.30 WIB itu, Amaliah memaparkan empat fondasi bangsa: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut harus terus diperkuat di semua lapisan masyarakat.

“Empat Pilar MPR RI ini bukan hanya untuk diketahui, tetapi harus benar-benar dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita bisa menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan memperkokoh keutuhan bangsa,” ujar anggota Komite IV DPD RI itu.

Emak-Emak Antusias Bertanya dan Berdialog

Para peserta tidak hanya menjadi pendengar pasif. Sejumlah ibu-ibu tampak aktif mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan terkait penerapan nilai kebangsaan di lingkungan keluarga. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Amaliah juga menyoroti peran strategis perempuan, khususnya ibu rumah tangga, sebagai garda terdepan dalam pendidikan karakter anak. Menurutnya, keharmonisan keluarga adalah fondasi utama ketahanan sosial bangsa.

Bantuan Hadroh untuk Kegiatan Keagamaan Warga

Usai sesi diskusi, Amaliah menyerahkan satu set alat hadroh kepada kelompok ibu-ibu setempat. Bantuan itu disambut dengan rasa syukur dan kegembiraan oleh warga yang hadir.

Amaliah berharap alat musik tradisional bernuansa Islami itu dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pengajian, pembacaan shalawat, dan acara sosial keagamaan lainnya di lingkungan masyarakat.

“Selain memperkuat wawasan kebangsaan, kegiatan keagamaan juga sangat penting untuk menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Warga setempat berharap kegiatan serupa dapat terus berlangsung secara berkelanjutan. Mereka menilai kombinasi antara edukasi kebangsaan dan dukungan aktivitas keagamaan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat RT/RW.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: viralsumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top