PALEMBANG — Wajah transportasi wisata Sungai Musi mulai berbenah. Sebanyak 10 perahu ketek yang biasa mengantar wisatawan kini tampil dengan cat baru yang lebih cerah dan rapi, hasil kolaborasi PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dengan BATIQA Hotel Palembang, BATIQA Hotel Lampung, dan BATIQA Hotel Pekanbaru.
Pengecatan perahu ketek ini menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertepatan dengan HUT ke-55 SSIA. Kegiatan berlangsung di kawasan Plataran Sungai Musi, Jumat (31/7/2026), dan menyasar langsung para pengemudi perahu ketek yang selama ini menggantungkan hidup dari wisata air.
Selain revitalisasi perahu, program ini juga menghadirkan Workshop Literasi Digital bagi 50 peserta. Mereka terdiri dari pengemudi perahu ketek, pelaku UMKM, dan warga sekitar yang mendapat pelatihan memanfaatkan media sosial untuk promosi usaha.
Materi pelatihan mencakup teknik fotografi dan videografi menggunakan telepon pintar, pembuatan konten digital, hingga strategi membangun citra usaha di berbagai platform. Tujuannya jelas: membuka peluang ekonomi baru di era digital bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor pariwisata sungai.
Pimpinan BATIQA Hotel Palembang, Kartini Zhang, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan, bukan sekadar seremonial belaka. Ia berharap perahu ketek yang lebih menarik mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus memperkuat identitas Sungai Musi sebagai ikon Kota Palembang.
"Melalui tema 'Musi Berdaya, Berbagi Warna, Memberdaya Cita', kami ingin menghadirkan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Kami berharap program ini tidak hanya mempercantik kawasan wisata Sungai Musi, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan peluang ekonomi di era digital sehingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan," ujarnya.
Vice President Investor Relations & Sustainability PT Surya Semesta Internusa Tbk, Erlin Budiman, menjelaskan bahwa kegiatan di Palembang merupakan rangkaian kedua dari program CSR HUT ke-55. Sebelumnya, SSIA telah menjalankan program pelestarian budaya di Cirebon.
"Setelah menghadirkan program pelestarian budaya di Cirebon, kali ini kami ingin berkontribusi bagi masyarakat di kawasan Sungai Musi yang menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat Sumatera Selatan. Sejalan dengan visi SSIA, Building a Better Indonesia, kami percaya bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan kawasan industri maupun penciptaan lapangan kerja, tetapi juga melalui upaya memberdayakan masyarakat, memperkuat potensi daerah, dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan," kata Erlin.
Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama dan pembagian bingkisan kepada seluruh peserta. Melalui program ini, SSIA menegaskan komitmennya pada prinsip keberlanjutan di aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan, dengan harapan kolaborasi bersama masyarakat dapat menciptakan ekosistem pariwisata Sungai Musi yang lebih inklusif dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.