PALEMBANG — Aksi pencurian dengan modus mencongkel dinding seng di Pasar Soak Bato, Palembang, berakhir di tangan massa. MS (25), warga Jalan KI Gede Ing Suro Lorong Langgar, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan IB 2, tak berkutik saat pemilik warung tiba di lokasi dan mendapati warungnya telah dibobol.
Peristiwa ini terjadi saat kondisi pasar sedang sepi. MS mengaku telah memantau situasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk masuk dengan merusak dinding seng bagian belakang warung.
Setelah berhasil masuk, pelaku langsung menggasak dua unit kompor gas dan memasukkannya ke dalam karung putih. Namun, MS tidak berhenti di situ. Ia kembali naik ke bagian atas warung menggunakan tangga untuk membongkar komponen mesin ruang pembeku ikan milik korban.
Upaya pelaku untuk membawa kabur barang bukti tersebut gagal total. Pemilik warung yang kebetulan tiba lebih awal di pasar langsung memergoki aksi MS yang masih berada di dalam warung. Warga yang mendengar teriakan maling pun langsung berdatangan dan mengamankan pelaku.
MS kemudian digelandang dan diserahkan ke Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang untuk proses hukum lebih lanjut. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa dua unit kompor gas dan satu buah kunci pas yang digunakan untuk merusak mesin pendingin.
Dalam pemeriksaan awal, MS mengaku memilih beraksi di waktu sepi untuk meminimalisir risiko ketahuan. "Saya lihat warung kosong, terus saya congkel sengnya, masuk, ambil kompor," ujarnya kepada penyidik.
Meski sempat berhasil mengambil barang, keserakahannya untuk turut membongkar mesin pendingin justru menjadi petaka. Waktu yang dihabiskan terlalu lama membuat pemilik warung tiba dan mengenalinya saat sedang beraksi.
Hingga berita ini diturunkan, MS masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolrestabes Palembang. Polisi masih mendalami apakah pelaku merupakan residivis atau baru pertama kali melakukan aksi serupa di kawasan Pasar Soak Bato dan sekitarnya.