Dishub Sumsel Desak Tol Palembang–Betung Difungsikan Sementara, Antrean Kendaraan di Jalintim Capai 40 Kilometer

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:24:31 WIB
Antrean kendaraan terpantau mengular di Jalintim Palembang–Betung akibat penyempitan ruas jalan di Kilometer 17, Kamis (6/8/2026).

BANYUASIN — Ruas Tol Palembang–Betung dinilai menjadi satu-satunya solusi paling realistis untuk mengurai kemacetan yang melumpuhkan Jalintim. Desakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dishub Sumsel, Musni Wijaya, menyusul keluhan para pengendara yang harus terjebak antrean hingga puluhan kilometer selama dua hari terakhir.

Pantauan di lapangan pada Kamis (6/8/2026) menunjukkan kepadatan lalu lintas menuju Kota Palembang membentang dari titik perbaikan jalan di Kilometer 17 hingga wilayah Pangkalan Balai. Volume kendaraan yang tinggi tidak sebanding dengan kapasitas ruas jalan yang menyempit, sehingga arus lalu lintas praktis berhenti total di beberapa titik.

Volume Kendaraan Tak Sebanding dengan Kapasitas Jalan

Musni menjelaskan, Jalintim merupakan jalur utama yang dilalui kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga truk logistik dari berbagai daerah. Ketika ada pekerjaan pembangunan, kata dia, kemacetan pasti terjadi karena ruas jalan yang ada memang tidak lebar.

“Volume kendaraan memang banyak dan ruas jalan tidak lebar. Jadi ketika ada pekerjaan pembangunan, kemacetan pasti terjadi,” ujar Musni, Kamis (6/8/2026).

Untuk sementara, Dishub Sumsel bersama Satuan Lalu Lintas telah melakukan pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik rawan macet. Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup efektif mengurai antrean yang terus mengular.

Belum Ada Keputusan Resmi dari Pengelola Tol

Usulan agar Tol Palembang–Betung difungsikan secara sementara telah disampaikan kepada pengelola jalan tol. Meski begitu, Musni mengakui hingga kini belum ada tanggapan resmi yang diterima pihaknya.

“Kami sudah mengajukan agar tol difungsionalkan, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola,” katanya.

Padahal, jika ruas tol segera dibuka, beban kendaraan di Jalintim dipastikan berkurang secara signifikan. Hal ini akan membantu mempercepat penguraian antrean selama proses perbaikan jalan berlangsung.

Akses Tol Pulau Rimau Sempat Dibuka Satu Arah

Sebelumnya, untuk meredakan kemacetan, akses Tol Simpang Pulau Rimau sempat dibuka secara situasional mulai Rabu (5/8) sore. Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Banyuasin, Iptu Eko Susilo, mengatakan akses tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan yang melaju dari arah Betung menuju Palembang.

“Ya, Tol Simpang Pulau Rimau dibuka. Tapi hanya satu arah dari Betung menuju Palembang,” kata Eko, Kamis (6/8/2026).

Target Keputusan dalam Dua Hari

Dishub Sumsel berharap keputusan mengenai pembukaan tol fungsional dapat segera terbit dalam waktu dekat. Langkah ini dinilai krusial agar aktivitas masyarakat maupun distribusi logistik tidak terus terganggu.

“Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini sudah ada kejelasan sehingga bisa membantu mengurangi kemacetan,” pungkas Musni.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: relung.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top