35 Rekomendasi Makanan Khas Palembang, dari Gurih sampai Manis

Penulis: Redaksi  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 11:05:31 WIB
Makanan khas Palembang. (Foto: NET)

SUMATERA SELATAN - Bicara Palembang, banyak orang langsung teringat pempek. Padahal kota yang dijuluki "Venice of the East" ini menyimpan ragam kuliner jauh lebih luas, hasil perpaduan budaya yang mengakar kuat di masyarakatnya.

Selain terkenal lewat Jembatan Ampera dan berbagai destinasi wisatanya, urusan perut di kota ini juga tak kalah menarik untuk dijelajahi.

Dari hidangan berkuah gurih sampai kudapan manis warisan turun-temurun, berikut 35 makanan khas Palembang yang wajib masuk daftar kunjungan kuliner, lengkap dengan rekomendasi tempat terbaiknya.

35 Kuliner Khas Palembang yang Layak Dicoba

1. Pempek

Kuliner paling ikonik ini terbuat dari adonan daging ikan dan sagu, dipadukan isian udang, tahu, telur, atau bahan lain, lalu disiram saus cuko berbahan gula merah, cabai, bawang putih, dan udang ebi halus.

Pempek Pak Raden yang berlokasi di Jalan Radial No. 802, 24 Ilir, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan sudah punya nama besar hingga cabangnya menyebar ke berbagai kota. Buka setiap hari pukul 06.00–22.00 WIB, harga mulai Rp3.000 per buah.

2. Tekwan

Tampilannya mengingatkan pada bakso, tapi rasanya jauh berbeda — bola-bola ikan dengan mi putih dan kuah bening dari rebusan kepala udang plus irisan daun bawang, jadi pilihan santai selagi berkeliling kota.

Tersedia di Jl. Tugumulyo No.2398, 20 Ilir D II, Ilir Timur, buka setiap hari pukul 08.00–18.00 WIB, harga sekitar Rp18.000 per porsi.

3. Laksan

Konsepnya mirip lontong sayur, berbahan sagu dan ikan berbentuk oval dengan rasa mengingatkan pempek, disajikan dalam kuah santan gurih — favorit sebagai menu sarapan.

Laksan Kaito di Jalan Kapten Anwar Arsyad No.999, Palembang, Sumatera Selatan menawarkan harga bersahabat mulai Rp8.000 per porsi, buka setiap hari pukul 06.00–18.00 WIB.

4. Celimpungan

Sering muncul di hari-hari besar, celimpungan berbahan ikan dan sagu seperti laksan tapi bentuknya bulat putih dan berukuran lebih besar dari tekwan, dengan ciri khas kuah kari kental.

Warung Aba di Jalan Dr. M. Isa No.26/15, Kuto Batu, Ilir Timur, Kota Palembang, Sumatera Selatan jadi rujukan utama, buka setiap hari pukul 05.00–18.00 WIB, harga mulai Rp10.000 per porsi.

5. Burgo

Lembaran tipis dari tepung beras dan sagu, digulung dan dipotong kasar menyerupai kwetiau, disiram kuah santan berbumbu kencur, kunyit, ketumbar, lengkuas, kemiri, dan bawang putih, dilengkapi suwiran ikan, bawang goreng, telur rebus, sambal, dan jeruk nipis.

Warung Aba, Jalan Dr. M. Isa No.26/15, Kuto Batu, Ilir Timur, Kota Palembang, Sumatera Selatan, buka setiap hari pukul 05.00–18.00 WIB, harga mulai Rp10.000 per porsi.

6. Lakso

Serupa burgo tapi kuahnya lebih kental dan pekat rasanya, bentuknya seperti mi tebal dengan taburan bawang goreng untuk memperkuat aroma.

Bisa dicoba di Warung Aba, Jalan Dr. M. Isa No.26/15, Kuto Batu, Ilir Timur, Kota Palembang, Sumatera Selatan, buka setiap hari pukul 05.00–18.00 WIB, harga mulai Rp10.000 per porsi.

7. Martabak Palembang

Bedanya dari martabak umumnya ada di kuah kental berbumbu rempah dan potongan kentang sebagai pelengkap. Martabak Haji Abdul Rozak di Jalan Jenderal Sudirman No.597A, 18 Ilir, Ilir Timur, Kota Palembang, Sumatera Selatan buka setiap hari pukul 07.00–21.00 WIB, harga mulai Rp21.000 tergantung isian.

8. Mie Celor

Mi tebal berkuah santan kental dengan kaldu kepala udang besar, ditambah tauge dan irisan telur rebus — kombinasi gurih dan aroma udang yang khas.

Mie Celor 26 Ilir Haji Syafe'i, Jalan Merdeka No.54, Talang Semut, Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan buka setiap hari pukul 06.00–17.00 WIB, harga mulai sekitar Rp15.000 per mangkuk.

9. Pindang Ikan

Berbahan ikan patin dengan kuah asam-pedas-manis-gurih yang kompak, teksturnya empuk berpadu kuah segar. RM Pindang Meranjat di Jalan Demang Lebar Daun, Lorok Pakjo, Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan buka setiap hari pukul 09.30–16.30 WIB, harga mulai Rp30.000 per porsi tergantung ukuran ikan.

10. Pindang Tulang

Konsep serupa pindang ikan tapi menggunakan iga sapi, rasanya kuat dengan sensasi pedas dominan. RM Pindang Sri Melayu di Jalan Demang Lebar Daun No.1, Demang Lebar Daun, Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan buka setiap hari pukul 08.00–22.00 WIB, harga mulai Rp15.000 per porsi.

11. Sate Sapi Cucuk Manis

Sate versi manis berkat tambahan kecap sebagai bumbu penyedap. Warung Wak Din yang berdiri sejak 1970-an di Jalan Mayjen HM Ryacudu, 7 Ulu, Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan buka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB, harga mulai Rp5.000 per tusuk.

12. Bakmi Babi

Mi kenyal gurih yang bukan kuliner asli daerah tapi cukup populer di kalangan warga. Warung Bakmi Aloi di Jalan Kebon Manggis, Kepandean Baru, Ilir Timur I, Kota Palembang, Sumatera Selatan menyajikan topping babi panggang, daging cincang, ayam, jamur, plus ngohiang babi. Buka Kamis–Sabtu pukul 08.00–16.00 WIB, harga mulai Rp12.000 per porsi.

13. Es Kacang Merah

Kudapan segar dengan rasa manis lembut, cocok jadi pelepas dahaga siang hari. Warung es kacang merah Mamat, Jalan Kebon Manggis, Kepandean Baru, Ilir Timur I, Kota Palembang, Sumatera Selatan buka Kamis–Sabtu pukul 08.00–16.00 WIB, harga mulai Rp12.000 per porsi.

14. Kemplang Palembang

Kerupuk renyah favorit sebagai teman santai sore hari, mudah dijumpai di toko oleh-oleh. Pasar Tradisional Cinde, Jalan Jend. Sudirman, 24 Ilir, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan buka setiap hari pukul 06.00–18.00 WIB, harga mulai Rp15.000 per kilogram.

15. Godo-Godo

Mirip gado-gado tapi bahan utamanya udang bukan ikan, dengan kuah cuka khas pempek. Ditemukan di pedagang gorengan keliling, salah satunya Pasar Cinde, Jalan Jend. Sudirman, 24 Ilir, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan, buka setiap hari pukul 06.00–18.00 WIB, harga hanya sekitar Rp1.000 per satuan.

16. Gulo Puan

Semakin langka ditemukan, dulunya sajian eksklusif kalangan bangsawan dan jemaah haji yang baru pulang. Dibuat dari susu kerbau dan gula yang dimasak sampai mengental. Dijual di area Masjid Agung tiap Jumat atau di Gulo Puan Mang Robin, Jalan Seduduk Putih, 8 Ilir, Ilir Timur II, Kota Palembang, Sumatera Selatan — buka Jumat pukul 10.00–14.00 WIB, harga mulai Rp100.000 per kilogram.

17. Roti Koing

Roti bertekstur padat rasa tawar yang biasa muncul saat Ramadan, dinikmati dengan direndam dulu di teh atau kopi. Tersedia di Pasar 26 Ilir, Jalan Talang Semut, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan, harga mulai Rp3.000 per bungkus.

18. Sambal Tempoyak

Dibuat dari durian fermentasi dengan rasa asam pedas beraroma durian kuat, biasa jadi pendamping pindang, ikan, atau ayam. Rumah Makan Musi Rawas, Jalan Angkatan 45 No.18, Lorok Pakjo, Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan buka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB, harga mulai sekitar Rp5.000 tergantung musim durian.

19. Model

Beda dari tekwan karena tanpa proses rebus atau kukus — adonan tahu dan ikan tenggiri digoreng renyah dulu, baru disiram kuah kaldu udang, memberikan sensasi garing di luar dan lembut di dalam.

20. Malbi

Sajian daging berbumbu rempah melimpah, sekilas mirip semur tapi rasanya jauh berbeda — perpaduan lada, pala, dan asam ringan membuatnya kaya rasa dengan daging empuk yang bumbunya meresap.

21. Kue 8 Jam

Camilan teman minum teh dengan tekstur lembut kenyal rasa manis, namanya diambil dari waktu pembuatan sekitar delapan jam. Kerap hadir di pesta pernikahan, khitanan, hingga hari raya.

22. Otak-otak Kuah Cuko

Versi Palembang ini disiram kuah cuko pedas asam manis, beda dari otak-otak daerah lain. Dibuat dari ikan tenggiri, sagu, santan, dan daun bawang, dibungkus daun pisang lalu dipanggang hingga aromanya kuat.

23. Lempok

Mirip dodol Garut secara tampilan, warna cokelat tekstur kenyal manis, dibuat dari daging durian asli matang dimasak bersama gula dan sedikit garam selama sekitar empat jam sambil terus diaduk — harganya lebih mahal karena bahan durian murni.

24. Lenggang

Masih kerabat pempek, tapi dibungkus daun pisang berbentuk kotak lalu dipanggang di atas bara — hasilnya lebih gurih harum dengan tekstur lebih padat. Disantap dengan kuah cuko berbumbu udang ebi.

25. Martabak HAR

Isian telur ayam atau bebek dengan kuah kari berisi kentang. Nama HAR diambil dari penciptanya, Haji Abdul Rozak, keturunan India yang memperkenalkan hidangan ini. Bisa dicoba di Toko Kopi HAR atau Martabak & Resto HAR, Jalan Jenderal Sudirman.

26. Kue Lapis Kojo

Lapisan hijau dan cokelat tersusun rapi, dibuat dari telur bebek, tepung terigu, santan, susu kental manis, daun pandan, daun suji, dan gula pasir — warna hijau alami dari daun suji, rasa lebih legit dari kue lapis biasa. Bisa dibeli di Bangau Pastry.

27. Kue Engkak Ketan

Tekstur lembut beraroma khas dari telur bebek, dibuat dari tepung ketan, susu kental manis, gula, mentega, dan santan glondo — berbentuk kue lapis kuning bergaris cokelat gelap. Tersedia di Bangau Pastry, Jalan Mayor Ruslan.

28. Kue Maksuba

Corak garisnya lebih acak dibanding kue lapis biasa, rasa manis legit dari telur bebek sebagai bahan utama. Mudah ditemukan di toko kue menjelang hari raya.

29. Kue Bolu Suri

Kerap disebut "bika ambon versi Palembang" meski komposisi dan teksturnya berbeda — bentuk bundar berlubang tengah mengikuti cetakan bolu tradisional. Bisa dibeli di pusat oleh-oleh Ellen, Jalan Jenderal Sudirman No. A 15, harga sekitar seratus ribu rupiah per loyang.

30. Kue Gandus

Bentuk mangkuk kecil putih lembut dari santan beraroma pandan, ditaburi ebi, bawang goreng, seledri, dan irisan cabai merah — gurih dengan tekstur menarik.

31. Kue Lumpang

Tekstur kenyal manis dengan varian warna hijau, cokelat, merah, dan putih — berbentuk lumpang kecil berisi parutan kelapa. Warna alami dari pandan, gula jawa, dan gula pasir tanpa pewarna tambahan.

32. Kue Srikaya

Bahannya sederhana: telur, santan, gula — hasilnya lembut manis pas, sering disajikan dengan ketan atau roti tawar sebagai paket srikaya ketan.

33. Dadar Jiwo

Olahan telur mirip dadar dengan isian tumisan pepaya muda, ditaburi bawang goreng, daun sop, dan abon — gurih manis, populer sebagai menu buka puasa di bulan Ramadan.

34. Sambal Lingkung

Tampilan mirip abon, dibuat dari ikan tenggiri atau gabus dihaluskan dengan cabai lalu dimasak kering — gurih pedas, cocok untuk bubur, nasi, atau roti.

35. Telok Ukan

Hidangan langka dengan proses rumit — telur bebek atau ayam dilubangi, isinya dicampur rempah, lalu dimasukkan kembali ke cangkangnya. Masih tersedia di Pasar 10 Ulu, harga mulai Rp2.500 per butir.

Dari yang gurih berkuah sampai manis legendaris, deretan kuliner khas Palembang ini membuktikan kota "Venice of the East" punya kekayaan rasa yang jauh lebih luas dari sekadar pempek.

Reporter: Redaksi
Back to top