SUMATERA SELATAN — Video kebakaran mobil listrik Zeekr 7X di Kota Ningbo, China, pekan lalu ramai dibagikan di media sosial. Kejadiannya memang di area stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), tapi perlu ditegaskan sejak awal: mobil tersebut tidak sedang terhubung ke kabel charging mana pun saat terbakar. Kobaran api justru muncul tiba-tiba saat kendaraan diparkir dalam kondisi bagasi depan terbuka dan cover plastik sudah dibongkar.
Dilansir dari Carnewschina, proses kebakaran berlangsung dramatis. Mobil mengeluarkan suara seperti ledakan berulang kali, disertai percikan api yang menyembur dari area sasis. Beruntung, petugas pemadam tiba lebih cepat sebelum api menghanguskan seluruh bodi kendaraan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Pernyataan resmi Zeekr langsung membantah dugaan awal yang menyalahkan infrastruktur pengisian daya. Berdasarkan penyelidikan awal pabrikan, unit Zeekr 7X yang terbakar ini tercatat pernah mengalami tabrakan hebat sebelumnya. Lebih parahnya lagi, kendaraan tersebut tidak pernah menjalani pemeriksaan atau perbaikan di pusat layanan resmi Zeekr.
Ini poin krusial yang sering diabaikan pemilik kendaraan listrik. Baterai tegangan tinggi dan struktur bodi adalah komponen yang sangat sensitif terhadap benturan. Kerusakan internal yang tidak terlihat secara kasat mata bisa memicu konsekuensi fatal di kemudian hari, termasuk kebakaran spontan seperti yang terjadi di Ningbo ini.
Zeekr menegaskan bahwa mobil yang terlibat tabrakan wajib menjalani evaluasi menyeluruh pada baterai, sistem tegangan tinggi, dan struktur bodi. Risiko bahaya keselamatan mengintai jika kendaraan tidak diperiksa dan diperbaiki dengan prosedur yang tepat. Imbauan ini ditujukan tidak hanya untuk pemilik, tapi juga calon pembeli mobil listrik bekas yang kini semakin marak di pasar Indonesia.
Sebelum membeli EV bekas, verifikasi riwayat kecelakaan dan perbaikan adalah langkah yang tidak bisa ditawar. Pemeriksaan menyeluruh terhadap baterai daya dan sistem tegangan tinggi oleh teknisi bersertifikat wajib dilakukan, bukan sekadar cek fisik bodi dan interior. Biaya inspeksi ini jauh lebih murah dibandingkan risiko kehilangan seluruh kendaraan—atau bahkan nyawa—akibat kebakaran.
Perlu dicatat, Zeekr 7X bukan kendaraan abal-abal. Crossover listrik ini merupakan model global yang dipasarkan luas di Eropa, Asia Tengah, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Asia Tenggara. Pada 2025, mobil ini meraih peringkat keselamatan bintang 5 Euro NCAP dengan skor 91% untuk perlindungan penumpang dewasa dan 90% untuk perlindungan anak.
Namun, skor keselamatan yang tinggi tidak otomatis membuat kendaraan kebal terhadap kesalahan perawatan. Insiden di Ningbo ini membuktikan bahwa standar keselamatan pabrikan hanya efektif jika diikuti dengan kepatuhan pemilik terhadap prosedur perbaikan pasca-kecelakaan. Kecelakaan tanpa perbaikan layak adalah bom waktu, apapun merek dan harga mobilnya.
Bagi pemilik EV di Indonesia, pelajaran dari insiden ini jelas: jangan pernah menganggap remeh benturan ringan sekalipun. Segera bawa kendaraan ke bengkel resmi untuk pemeriksaan baterai dan sistem kelistrikan tegangan tinggi. Untuk pembeli mobil listrik bekas, jadikan riwayat perawatan dan inspeksi baterai sebagai syarat mutlak sebelum transaksi, bukan sekadar pelengkap negosiasi harga.