Qatar Tantang AFC Soal Sikap Dukung Mundurnya Infantino, Minta Klarifikasi 47 Federasi Anggota

Penulis: Khairul Anwar  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:00:31 WIB
Qatar meminta klarifikasi AFC atas sikap dukungan terhadap tuntutan mundur Gianni Infantino yang dinilai tidak melalui konsultasi internal.

SUMATERA SELATAN — Krisis kepemimpinan FIFA kian memanas di kawasan Asia. Sikap AFC yang bergabung dengan UEFA dan CONCACAF dalam menuntut pengunduran diri Gianni Infantino berbuntut pada pembangkangan terbuka dari Qatar, yang menilai keputusan itu cacat prosedur dan tidak mewakili suara mayoritas federasi anggota.

Surat berjudul tegas itu dikirim Hamad bin Khalifa Al Thani kepada Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa, dan dipublikasikan kantor berita Reuters. Al Thani, yang juga menjabat anggota Komite Eksekutif AFC dan anggota Dewan FIFA, menegaskan bahwa sikap kolektif tidak bisa diasumsikan atau dipaksakan hanya lewat sebuah pengumuman resmi.

Alasan Qatar Menolak Sikap Resmi AFC

Poin utama protes Qatar adalah tidak adanya konsultasi internal sebelum AFC mengeluarkan pernyataan dukungan terhadap tuntutan mundur Infantino. Al Thani menyebut dirinya dan Federasi Sepak Bola Qatar tidak pernah dilibatkan, baik secara resmi maupun informal.

"Tidak ada konsultasi dengan saya, tidak dengan Federasi Sepak Bola Qatar maupun dengan saya secara pribadi, baik secara resmi maupun tidak resmi, sebelum pernyataan itu dikeluarkan," tulis Al Thani dalam suratnya. Ia menambahkan bahwa tidak ada draf yang diedarkan dan tidak ada kesempatan memberi komentar sebelum pernyataan itu dipublikasikan atas nama AFC.

Enam Federasi Arab Justru Beri Dukungan Penuh ke Infantino

Langkah Qatar ini bukan serangan mendadak. Hanya beberapa jam sebelumnya, enam presiden federasi Arab—termasuk Qatar dan Maroko selaku tuan rumah Piala Dunia 2030—mengumumkan dukungan penuh kepada Infantino di tengah krisis yang dipicu gagalnya proposal investasi swasta.

Di antara enam penanda tangan tersebut terdapat empat anggota Dewan FIFA, yaitu Hamad bin Khalifa Al Thani dari Qatar, Hani Abu Rida dari Mesir, Fouzi Lekjaa dari Maroko, dan Ahmed Ould Yahya dari Mauritania. Mereka menyampaikan "apresiasi mendalam atas upaya berkelanjutan Infantino untuk memajukan sepak bola secara global, memperluas cakupan peluang di seluruh kawasan, dan memperkuat peran olahraga ini dalam mendekatkan bangsa-bangsa dan masyarakat".

Akar Masalah: Gagalnya Proyek Investasi Swasta FIFA

Ketegangan ini berakar dari usulan Infantino untuk memisahkan hak komersial Piala Dunia dan menjual 20 persen di antaranya kepada investor swasta. Targetnya mengumpulkan dana sekitar 4,2 miliar dolar AS, sebelum akhirnya seluruh proyek dibatalkan setelah mendapat badai penolakan dari konfederasi-konfederasi benua.

Pembatalan proyek itu justru memicu gelombang tuntutan mundur terhadap Infantino, yang berencana mencalonkan diri kembali pada pemilihan tahun depan. Sikap AFC yang menyusul UEFA dan CONCACAF menjadi tekanan terbesar bagi Infantino, namun pembangkangan Qatar kini membuka keretakan di dalam tubuh AFC sendiri pada momen yang paling krusial.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: goal.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top