SUMATERA SELATAN — Bagi pengguna iPhone, kekhawatiran baterai habis di tengah hari biasanya muncul saat berada di luar rumah atau kantor dalam waktu lama. Kabar baiknya, sistem operasi iOS 26 dan perangkat iPhone terbaru membawa sejumlah fitur manajemen daya yang bisa dioptimalkan. Berikut sepuluh cara yang bisa kamu terapkan untuk menekan konsumsi baterai, dirangkum untuk kebutuhan pembaca di Indonesia.
Cara paling efektif adalah memastikan fitur Adaptive Power aktif. Ini adalah fitur anyar iOS 26 yang tersedia untuk iPhone dengan dukungan Apple Intelligence. Fitur ini menggunakan kecerdasan on-device untuk menganalisis pola penggunaan dan menentukan kapan daya ekstra dibutuhkan.
Adaptive Power bekerja dengan meredupkan sedikit kecerahan layar, menyesuaikan performa, dan membatasi aktivitas latar belakang. Ia juga otomatis mengaktifkan Mode Daya Rendah (Low Power Mode) saat baterai mencapai 20 persen.
Untuk iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone Air, fitur ini aktif secara default. Namun, untuk model lain yang mendukung, kamu perlu menyalakannya secara manual melalui menu Settings > Battery > Power Mode.
Mode Daya Rendah memang cara paling jelas untuk menghemat baterai. Alih-alih menunggu notifikasi dari iOS saat baterai di angka 20 persen, kamu bisa membuatnya aktif otomatis lebih awal lewat aplikasi Shortcuts.
Buka aplikasi Shortcuts, buat Automation baru, lalu pilih pemicu Battery Level. Tentukan persentase baterai yang diinginkan, misalnya 40 persen, lalu set aksinya untuk menyalakan Low Power Mode. Dengan begitu, penghematan daya dimulai lebih cepat tanpa perlu berpikir dua kali.
Layar yang selalu menyala memang praktis untuk melihat jam, tetapi fitur ini tetap menguras daya. Jika kamu tidak membutuhkannya, matikan lewat menu Settings > Display & Brightness > Always-On Display.
Kamu tidak harus mematikan semuanya. Opsi kustomisasi memungkinkan kamu untuk menonaktifkan wallpaper atau notifikasi saja, sehingga layar tetap menampilkan informasi penting tanpa terlalu banyak mengonsumsi baterai.
iPhone dengan layar ProMotion 120Hz memang terasa mulus. Namun, membatasi refresh rate ke 60Hz bisa menghemat sedikit daya. Caranya masuk ke Settings > Accessibility > Motion, lalu aktifkan opsi Limit Frame Rate.
Fitur ini tersedia untuk seluruh lini iPhone 17, iPhone Air, dan seri Pro mulai dari iPhone 13 Pro ke atas. Efeknya mungkin tidak terlalu terasa, tapi bisa membantu di saat-saat kritis.
Layar OLED pada iPhone membuat Mode Gelap lebih hemat daya karena piksel gelap tidak menyala. Ini sangat efektif saat kamu berada di luar ruangan dengan kecerahan layar tinggi.
Menariknya, kecerahan rendah di Mode Terang ternyata mengonsumsi daya yang sama dengan kecerahan tinggi di Mode Gelap. Jadi, mengaktifkan Mode Gelap di siang hari yang terik bisa menghemat baterai lebih banyak dari perkiraanmu.
Banyak aplikasi meminta akses lokasi tanpa kebutuhan yang jelas. Membatasi izin ini adalah salah satu cara paling efektif untuk menghemat baterai dan menjaga privasi.
Periksa secara berkala lewat Settings > Privacy & Security > Location Services. Untuk aplikasi yang tidak membutuhkan lokasi, pilih opsi Never. Untuk aplikasi seperti peta, pilih While Using the App agar akses lokasi hanya aktif saat aplikasi dibuka. Hindari opsi Always karena akan menguras baterai paling besar.
Fitur Background App Refresh membuat aplikasi memperbarui konten meski tidak dibuka. Mematikannya untuk aplikasi yang tidak penting bisa menghemat daya.
Masuk ke Settings > General > Background App Refresh. Kamu bisa mematikannya sepenuhnya, atau membatasi hanya saat terhubung ke Wi-Fi. Opsi Wi-Fi ini lebih hemat daya dibandingkan menggunakan data seluler untuk pembaruan otomatis.
Setiap notifikasi yang masuk akan menyalakan layar dan menguras baterai. Matikan notifikasi untuk aplikasi yang tidak terlalu penting lewat menu Settings > Notifications.
Selain itu, gunakan Focus Mode untuk menyaring notifikasi berdasarkan waktu dan aktivitas. Mode ini memungkinkan kamu membuat jadwal khusus, misalnya hanya menerima notifikasi pekerjaan saat jam kantor. Fitur Scheduled Summary juga bisa mengumpulkan notifikasi non-mendesak untuk dikirim pada waktu yang ditentukan, sehingga layar tidak sering menyala.
Umpan balik haptic saat mengetik memang terasa memuaskan, tapi fitur ini menguras baterai. Jika baterai kamu sedang kritis, matikan lewat Settings > Sounds & Haptics > Keyboard Feedback dan nonaktifkan opsi Haptic.
iOS 26 membuat pemantauan baterai lebih transparan. Di menu Settings > Battery, kamu bisa melihat aplikasi mana yang paling banyak mengonsumsi daya dalam seminggu terakhir.
Bagian ini juga menampilkan alasan mengapa sebuah aplikasi boros daya, misalnya karena aktivitas latar belakang atau terlalu banyak notifikasi. Aplikasi yang boros akan ditandai dengan warna oranye. Dari sini, kamu bisa memutuskan langkah selanjutnya, seperti menghapus aplikasi atau membatasi izinnya.