Samsung Odyssey G80HS: Monitor Gaming 6K Pertama dengan Refresh Rate 330Hz

Penulis: Ferdian Syah  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:50:02 WIB
Samsung Odyssey G80HS menawarkan resolusi 6K pada panel IPS 32 inci untuk pengalaman visual yang tajam.

SUMATERA SELATAN — Samsung kembali memperluas lini monitor premium Odyssey dengan kehadiran G80HS, monitor gaming 6K pertama yang mengombinasikan resolusi ekstrem dengan refresh rate tinggi. Produk ini menyasar gamer yang mengutamakan kualitas visual kelas profesional tanpa kompromi.

Spesifikasi Utama Samsung Odyssey G80HS

  • Layar: 32 inci IPS, resolusi 6K (6144 x 3456) atau 3K (3072 x 1728)
  • Refresh rate: 165Hz di 6K, 330Hz di 3K
  • Response time: 1ms
  • Port: 1x DisplayPort 2.1, 2x HDMI 2.1, 3x USB-A, 1x USB-C, jack 3.5mm
  • Berat: 16,31 pon (dengan stand)
  • Harga: US$1.599 (sekitar Rp26,3 juta), diskon menjadi US$1.299 (sekitar Rp21,4 juta)

Kualitas Gambar 6K yang Mengubah Standar Visual

Resolusi 6K pada panel IPS ini menghasilkan detail yang tidak bisa ditemukan di monitor gaming lain. Saat menguji Cyberpunk 2077 dan Forza Horizon 6, tekstur halus seperti panas yang mengepul dari knalpot kendaraan atau kerikil retak di aspal terlihat jelas. Latar belakang game juga tampil dengan ketajaman yang sebelumnya hanya bisa dinikmati di layar profesional.

Hasil pengukuran laboratorium menunjukkan tingkat kecerahan puncak 380 nits dalam mode HDR, melampaui kompetitor OLED seperti Asus ROG Swift OLED PG34WCDN yang hanya mencapai 281 nits. Reproduksi warna mencapai 100,9 persen di ruang warna DCI-P3 dengan akurasi Delta-E 0,24 — angka yang sangat baik untuk monitor gaming.

Mode dual-resolution memungkinkan pengguna beralih ke 3K (3072 x 1728) yang tetap tajam dan cocok untuk sesi gaming harian. Ini bukan sekadar gimmick; perbedaan ketajaman langsung terlihat begitu game pertama dijalankan.

Performa Gaming: 330Hz untuk Mode Kompetitif

Keunggulan utama G80HS terletak pada fleksibilitasnya. Di resolusi 6K, refresh rate mencapai 165Hz yang mulus untuk game sinematik. Saat beralih ke 3K, refresh rate melompat ke 330Hz dengan response time 1ms — kombinasi ideal untuk game kompetitif seperti Call of Duty.

Pengujian dengan PC kelas atas (AMD Ryzen 9 9950X3D, RTX 5080, 64GB RAM) menunjukkan Doom: The Dark Ages berjalan di 400 fps dengan DLSS 6x Ultra Performance, melampaui batas maksimum monitor. Cyberpunk 2077 berjalan stabil di 65-70 fps di 6K tanpa tearing berkat headroom refresh rate yang besar.

Desain Fungsional dengan Sentuhan RGB

Berbeda dari monitor Odyssey lain yang mencolok, G80HS tampil lebih kalem. RGB lighting di bagian belakang bisa disinkronkan dengan konten layar lewat fitur CoreSync. Stand berbentuk datar yang lebar memudahkan pengguna menaruh aksesori, sementara mekanisme penyesuaian tinggi dan rotasi 90 derajat untuk mode potret bekerja mulus.

Port tersembunyi di bagian belakang dengan cable management terintegrasi. Sayangnya, monitor ini tidak memiliki speaker internal, sehingga headphone atau speaker eksternal wajib disiapkan.

Kekurangan: Harga dan Kebutuhan GPU Kelas Atas

Di harga normal US$1.599, G80HS jelas bukan untuk semua orang. Bahkan dengan diskon US$1.299, biaya total akan membengkak jika ditambah PC dengan GPU kelas RTX 5080 ke atas untuk memanfaatkan resolusi 6K secara penuh. Panel IPS memang bukan OLED — gamer yang menginginkan kontras sempurna dan warna lebih jenuh tetap harus melihat opsi lain.

Bagi yang mencari alternatif lebih terjangkau, Alienware AW3426DW di US$799 (sekitar Rp13,1 juta) bisa jadi pilihan, meski kualitas gambarnya tidak sebanding.

Kesimpulan: Layak untuk Gamer yang Menuntut Visual Terbaik

Samsung Odyssey G80HS adalah monitor gaming non-OLED dengan kualitas gambar terbaik yang pernah diuji. Kombinasi resolusi 6K, refresh rate ganda, dan akurasi warna kelas profesional menjadikannya investasi jangka panjang bagi gamer yang serius. Jika anggaran bukan kendala dan PC Anda mampu, monitor ini akan mengubah cara Anda memandang game.

Di pasar Indonesia, monitor kelas ini biasanya masuk melalui distributor resmi atau toko online premium dengan garansi resmi. Pertimbangkan biaya tambahan untuk GPU kelas atas sebelum memutuskan membeli.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top