SUMATERA SELATAN — Head of Group Product EV 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, mengungkapkan bahwa lonjakan penjualan hingga empat kali lipat pada pagelaran otomotif bulan lalu menjadi sinyal kuat perubahan perilaku konsumen. “Kami bersyukur atas kepercayaan ini dan optimis kehadiran Polytron pada GIIAS 2026 di Surabaya akan kembali disambut antusias,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima OTOJATIM.
Menurut Polytron, pertumbuhan pengguna ini tidak lepas dari efek testimoni yang menyebar di komunitas dan media sosial. Pengalaman konsumen yang sudah memakai motor listrik sehari-hari dinilai menjadi pendorong utama bagi calon pembeli lain untuk ikut beralih.
Salah satu model yang paling banyak dipilih adalah Polytron FOX 350. Motor listrik bergaya naked ini dirancang untuk menjawab kebutuhan berkendara di perkotaan yang padat dengan fitur yang berfokus pada keamanan dan kenyamanan.
Beberapa fitur unggulan yang disematkan pada FOX 350 antara lain:
Kombinasi fitur tersebut membuat FOX 350 tidak hanya hemat energi, tetapi juga memberikan rasa aman ekstra bagi pengendara pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Untuk semakin menarik minat masyarakat, Polytron menghadirkan program subsidi mandiri selama Agustus 2026. Program ini merupakan bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus upaya mendorong transisi ke mobilitas yang lebih hemat.
Besaran subsidi yang ditawarkan bervariasi tergantung model yang dipilih:
Dengan potongan tersebut, harga motor listrik Polytron menjadi lebih kompetitif dibandingkan beberapa kompetitor di kelasnya.
Polytron dipastikan akan membawa seluruh jajaran motor listriknya ke GIIAS 2026 yang digelar di Surabaya. Selain memamerkan produk, pengunjung juga berkesempatan mencoba langsung sensasi berkendara motor listrik melalui fasilitas test ride yang disediakan di booth.
Langkah ini dinilai strategis mengingat Surabaya dan sekitarnya merupakan salah satu pasar terbesar kendaraan roda dua di Indonesia. Dengan mendekatkan produk ke konsumen, Polytron berharap dapat memperluas adopsi motor listrik tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi juga ke wilayah Indonesia Timur.
Dengan basis pengguna yang terus bertambah dan dukungan program subsidi, Polytron menilai pasar motor listrik domestik masih memiliki ruang tumbuh yang besar. Kehadiran di pameran otomotif menjadi salah satu cara perusahaan untuk mempercepat penetrasi pasar tersebut.