3 Harapan PCNU Lubuklinggau untuk Gus Kikin, Ketua Umum PBNU yang Baru: Pendidikan Hingga UMKM

Penulis: Ferdian Syah  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 15:01:32 WIB
Ketua PCNU Kota Lubuklinggau, Ustaz Mazroil, menyampaikan harapan agar kepemimpinan Gus Kikin memajukan pendidikan, kemasyarakatan, dan pengembangan UMKM.

LUBUKLINGGAU — Terpilihnya Gus Kikin melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) mendapat respons positif dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lubuklinggau. Keputusan tersebut kemudian disetujui Rais Aam dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026).

Ketua PCNU Kota Lubuklinggau, Ustaz Mazroil, menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa syukur atas kepemimpinan baru di tingkat pusat ini.

"Mudah-mudahan dengan kepemimpinan Gus Kikin dan karena memang Gus Kikin dari zuriah langsung," kata Mazroil saat dihubungi wartawan, Senin (31/8/2026).

Harapan untuk Pendidikan dan Ekonomi Umat

Mazroil menegaskan, kepemimpinan Gus Kikin diharapkan tidak hanya membawa kemajuan organisasi, tetapi juga memberikan dampak konkret terhadap kehidupan sosial masyarakat. Ia menyebut ada tiga sektor strategis yang perlu mendapat perhatian lebih pada periode lima tahun ke depan.

"Harapannya ke depan lebih maju, baik di bidang pendidikan dan kemasyarakatan dan pengembangan ekonomi terutama UMKM," ujarnya.

Ketiga sektor tersebut dinilai penting karena berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar warga Nahdliyin di Lubuklinggau, terutama dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan kualitas sumber daya manusia.

Penerus Estafet Kepemimpinan Pesantren Tebuireng

Gus Kikin bukan wajah baru di lingkungan Nahdlatul Ulama. Ia merupakan putra dari KH Mahfudz Anwar dan Nyai Hj Abidah Ma'shum, serta cucu dari Nyai Hj Khoiriyah Hasyim yang merupakan putri sulung pendiri NU, Hadratus Syaikh KH M. Hasyim Asy'ari.

Garis keturunannya juga terhubung dengan KH Anwar bin Alwi, pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi'in Paculgowang, Jombang. Sebelum memimpin PBNU, Gus Kikin dipercaya menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, meneruskan estafet kepemimpinan almarhum KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.

Di bawah kepemimpinannya, jaringan Pesantren Tebuireng terus berkembang pesat. Saat ini, pesantren tersebut memiliki 15 cabang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Riau, Jakarta, Maluku, hingga Kalimantan Timur.

Modal Besar untuk Bawa NU Lebih Adaptif

Pengalaman mengelola jaringan pesantren lintas provinsi menjadi modal berharga bagi Gus Kikin dalam mengemban amanah barunya. Mazroil berharap kepemimpinan ini mampu membawa NU semakin kuat, adaptif, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, kehidupan sosial, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Dengan dukungan penuh dari daerah, kepemimpinan Gus Kikin dinilai memiliki peluang besar untuk merealisasikan program-program yang berpihak pada kepentingan umat, terutama dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan peningkatan kualitas pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: palpres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top