LUBUK LINGGAU — Pemerintah Kota Lubuk Linggau memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan meluncurkan Sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026-2027. Peluncuran ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, di tengah rangkaian upacara bendera dan pameran pendidikan, Sabtu (2/5/2026).
Peringatan tahun ini berlangsung di dua lokasi utama. Upacara bendera dipusatkan di lapangan SMP Negeri 12 Lubuk Linggau, sementara pusat kreativitas siswa dan bazar pendidikan digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Lubuk Linggau. Integrasi dua kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan hasil karya mereka kepada publik.
Inovasi Seleksi Murid Baru Lewat Sistem SPMB
Peluncuran SPMB menjadi agenda krusial dalam peringatan Hardiknas kali ini. Wali Kota Lubuk Linggau melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi dimulainya sistem penerimaan murid baru yang lebih terintegrasi. Langkah ini diharapkan mampu menyederhanakan proses birokrasi pendaftaran sekolah di tingkat SD dan SMP di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, H Rachmat Hidayat bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia membacakan amanat tertulis dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti. Pesan tersebut menekankan pentingnya transformasi pendidikan yang berkelanjutan dan memberikan kebebasan bagi satuan pendidikan untuk berinovasi dalam mengelola potensi siswa.
Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan, Tajuddin Idris, turut mendampingi wali kota sepanjang prosesi upacara. Kehadiran perwakilan BPMP ini menegaskan dukungan pemerintah provinsi terhadap standarisasi mutu pendidikan yang sedang digalakkan di Kota Lubuk Linggau.
Bazar Pendidikan dan Panggung Kreativitas Pelajar
Usai prosesi formal, Wali Kota bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuk Linggau, Achmad Asril Asri, meninjau langsung stan bazar di halaman kantor Disdikbud. Bazar ini diikuti oleh perwakilan dari setiap Gugus Satuan Pendidikan hingga Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kota Lubuk Linggau.
Panggung utama pameran dipadati oleh penampilan seni dari pelajar berbagai tingkatan. Aksi panggung meliputi pertunjukan tari tradisional, pantomim, hingga olah vokal dari perwakilan siswa SD, SMP, hingga SMA. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah apresiasi atas bakat non-akademik yang dikembangkan di sekolah.
"Kami memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak-anak untuk berkreasi dan menunjukkan kemampuan mereka di luar ruang kelas," ujar pihak penyelenggara di sela kegiatan peninjauan stan.
Sinergi Penguatan Mutu Pendidikan Daerah
Peringatan Hardiknas 2026 di Lubuk Linggau tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi tolok ukur kesiapan daerah dalam menghadapi tahun ajaran baru. Keterlibatan aktif MGMP dan gugus sekolah dalam bazar menunjukkan adanya kolaborasi yang kuat antar tenaga pendidik dalam menyusun program pembelajaran yang kreatif.
Pemerintah Kota Lubuk Linggau berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas pendidikan dan mempermudah akses sekolah melalui sistem digital yang baru saja diluncurkan. Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, Dinas Pendidikan dijadwalkan segera melakukan sosialisasi teknis mengenai penggunaan sistem SPMB kepada orang tua calon murid di seluruh kecamatan.