Pencarian

149 Santri Ummi Palembang Diwisuda di Tengah Tangis Haru, Gubernur Sumsel Apresiasi Capaian 5.000 Rumah Tahfiz

Kamis, 14 Mei 2026 • 14:01:01 WIB
149 Santri Ummi Palembang Diwisuda di Tengah Tangis Haru, Gubernur Sumsel Apresiasi Capaian 5.000 Rumah Tahfiz
santri Ummi Palembang diwisuda dalam prosesi Khotmul Qur'an yang penuh haru.

PALEMBANG — Ratusan orang tua dan tamu undangan tak kuasa menahan tangis bahagia saat menyaksikan anak-anak mereka menyelesaikan prosesi Khotmul Qur'an di Ballroom Golden Sriwijaya Building. Momen paling mengharukan terjadi ketika para santri satu per satu memakaikan mahkota kepada orang tua, simbol kemuliaan bagi keluarga yang berhasil mendidik buah hati mencintai Al-Qur’an.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, turun langsung memberikan apresiasi kepada jajaran Ummi Daerah Palembang. Menurutnya, gerakan ini menjadi motor utama program Gerakan Sumsel Religius yang ia gagas sejak periode pertama kepemimpinannya.

"Salah satu mengapa program ini melampaui target, salah satunya adalah dukungan oleh Ummi Palembang dan kawan-kawan. Kami berharap ini menjadi bekal bagi anak-anak yang akan menjadi generasi muda dan menularkan ke generasi selanjutnya," ujarnya.

Target Rumah Tahfiz Terlampaui, Sumsel Tembus 10 Besar MTQ Nasional

Program rumah tahfiz yang semula ditargetkan 3.500 unit kini telah melampaui ekspektasi. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 5.000 rumah tahfiz tersebar di seluruh Sumatera Selatan.

Capaian itu turut mendorong prestasi daerah di kancah nasional. Sumsel berhasil menembus 10 besar pada ajang MTQ Nasional 2022, sebuah lonjakan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

Ujian Turjuman: Hafal Sekaligus Paham Ayat Al-Qur'an

Ketua Pelaksana yang diwakili Ustaz Maliki Utama Putra, S.Si., S.Pd., SD menjelaskan rangkaian kegiatan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama adalah munaqosyah (ujian) pada 3 Mei 2026 yang mencakup 178 kategori.

Kategori tersebut meliputi tartil, turjuman, serta tahfidz juz 1, 2, 3, 26, 28, 29, dan 30. Tahun ini ada tambahan kategori baru yaitu turjuman, artinya santri tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami ayat Al-Qur’an yang dihafal.

Peserta yang lulus kemudian mengikuti tahap Khotmul Qur’an dan Imtihan. Kegiatan ini merupakan kali ketiga digelar, dengan peserta berasal dari lembaga pengguna Metode Ummi yang telah menyelesaikan kelas tajwid dasar atau minimal hafalan satu juz.

Santri Ummi Palembang Tembus 4 Besar Lomba Hafiz Nasional

Prestasi juga terus ditorehkan santri Ummi Palembang di tingkat nasional. Pada 2026, mereka berhasil meraih posisi 4 besar dalam lomba hafiz yang diselenggarakan salah satu stasiun televisi nasional.

Sementara itu, Ketua Ummi Daerah Palembang, Ustaz Malik Abdul Hakim, S.Kom, Al Hafiz menyampaikan bahwa Ummi Palembang berdiri sejak Juli 2021 sebagai perpanjangan tangan dari Ummi Foundation. Fokus utama Ummi adalah membangun sistem pembelajaran Al-Qur’an berbasis mutu, yang ditopang tiga pilar utama: metode, guru, dan sistem yang berkualitas.

"Program dasar kami ada tujuh, mulai dari tashih, tahsin, sertifikasi, coaching, supervisi, munaqosyah hingga khotmul Qur’an dan imtihan," ujarnya.

Saat ini, tercatat sebanyak 94 lembaga di Sumatera Selatan telah menggunakan Metode Ummi, dengan total 11.500 santri dan didukung 608 guru. Melalui gerakan ini, Ummi Palembang tak hanya mencetak generasi penghafal, tetapi juga menanamkan pemahaman Al-Qur’an sejak dini.

Bagikan
Sumber: sumselmedia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks