BANYUASIN — Petugas keamanan perusahaan yang sedang melakukan pengecekan rutin sekitar pukul 06.30 WIB menjadi saksi pertama penemuan mayat tersebut. Tubuh pria itu tersangkut sekitar tujuh meter dari bibir dermaga, membuat Tim SAR harus berkoordinasi dengan Direktorat Polairud Polda Sumsel untuk proses evakuasi.
Personel Kapal Polisi V-1034 Muara Kumbang langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara. Jasad kemudian dibawa ke Mako Direktorat Polairud sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara M. Hasan Palembang untuk visum et repertum.
Ciri-ciri Korban: Kemeja Garis Biru-Putih dan Celana Cokelat
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah mengalami pembusukan alami. Ia mengenakan kemeja lengan pendek bermotif garis vertikal warna putih-biru dan celana dalam warna cokelat. Tidak ada barang identitas lain yang ditemukan di lokasi.
Penyidik saat ini masih mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar dermaga. Koordinasi lintas satuan dilakukan untuk memastikan identitas korban dan penyebab pasti kematian.
Kabid Humas: Proses Identifikasi Dilakukan Secara Profesional dan Transparan
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa seluruh prosedur penanganan dilakukan secara profesional. “Kami memastikan seluruh proses penanganan dan identifikasi dilakukan sesuai prosedur secara profesional dan transparan agar dapat segera memberikan kepastian informasi kepada masyarakat maupun pihak keluarga korban,” ujarnya.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor ke kantor kepolisian terdekat. Laporan juga bisa disampaikan melalui layanan darurat Call Center 110.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara presisi,” kata Nandang.