Pencarian

Kementerian P2MI Buka Akses 320.000 Lowongan Kerja di Luar Negeri, Sektor Formal dan Profesional

Senin, 18 Mei 2026 • 15:05:21 WIB
Kementerian P2MI Buka Akses 320.000 Lowongan Kerja di Luar Negeri, Sektor Formal dan Profesional
Menteri P2MI Mukhtarudin mengumumkan 320.000 lowongan kerja formal bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri.

SUMATERA SELATAN — Jakarta — Angka 320.000 lowongan kerja di luar negeri bukan sekadar angka. Menteri P2MI Mukhtarudin menyebut seluruh posisi yang tersedia saat ini sudah terverifikasi oleh perwakilan Indonesia di luar negeri dan masuk dalam sektor formal. Artinya, pekerja migran Indonesia (PMI) tidak lagi ditempatkan di sektor informal seperti pekerja rumah tangga, melainkan di industri yang membutuhkan keahlian spesifik.

"Semuanya sektor formal yang membutuhkan skill, baik medium skill maupun hard skill," kata Mukhtarudin di sela peluncuran Gerakan Nasional Migran Aman, Senin (18/5/2026).

Posisi yang Dibuka: Dari Kapal Pesiar hingga Rumah Sakit

Berdasarkan data dari sistem SISKOP2MI Kementerian P2MI, lowongan tersebut tersebar di beberapa sektor industri. Berikut rincian bidang yang paling banyak menyerap tenaga kerja:

  • Manufaktur: operator produksi, teknisi mesin, dan quality control.
  • Hospitality & Pariwisata: staf hotel, kru kapal pesiar, dan koki.
  • Kesehatan: perawat dan pengasuh lansia (caregiver).
  • Pertanian & Perikanan: terutama untuk negara dengan permintaan tinggi seperti Jepang.
  • Industri Penerbangan: teknisi pesawat dan pramugari.

Jepang Jadi Negara dengan Permintaan Tertinggi

Mukhtarudin menyoroti Jepang sebagai salah satu negara tujuan utama. Data Kementerian P2MI menunjukkan mayoritas lowongan di Negeri Sakura berada di sektor pertanian. Kondisi ini didorong oleh fenomena aging population yang membuat Jepang kekurangan tenaga kerja usia produktif.

"Di Jepang, mereka butuh tenaga kerja yang profesional, dan mereka butuh banyak. Sedangkan Indonesia sedang dalam masa bonus demografi," jelas Mukhtarudin.

Yang Berubah: Wajah Baru Pekerja Migran Indonesia

Mukhtarudin menekankan bahwa era TKI dan TKW sebagaimana dikenal publik selama ini sudah bergeser. Kini, pekerja migran Indonesia adalah tenaga profesional yang bekerja di sektor formal dengan kontrak kerja yang jelas dan perlindungan hukum yang lebih kuat.

"Jadi prinsipnya bahwa pekerja migran itu bukan lagi TKI atau TKW seperti zaman dulu. Tapi ini adalah mereka pekerja migran yang profesional, yang bekerja di sektor formal dan tentunya mempunyai skill yang baik," tegasnya.

Cara Memanfaatkan Peluang Ini

Bagi pencari kerja yang tertarik, langkah pertama adalah memastikan keahlian yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan sektor formal di luar negeri. Sertifikasi kompetensi dan kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Jepang atau Inggris, menjadi nilai tambah yang krusial.

Informasi lebih lanjut mengenai lowongan yang telah terverifikasi dapat diakses melalui sistem SISKOP2MI Kementerian P2MI atau kantor perwakilan Indonesia di negara tujuan. Pastikan untuk selalu mengecek legalitas agen penyalur dan kontrak kerja sebelum berangkat.

Peluang 320.000 lowongan ini menjadi momentum bagi tenaga kerja Indonesia untuk tidak hanya mencari penghasilan, tetapi juga membangun karier profesional di panggung global.

Bagikan
Sumber: cnbcindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks