Pencarian

Polda Sumsel Ultimatum Begal dan Optimalkan Call Center 110, Warga Diminta Tak Ragu Lapor

Senin, 25 Mei 2026 • 11:19:01 WIB
Polda Sumsel Ultimatum Begal dan Optimalkan Call Center 110, Warga Diminta Tak Ragu Lapor
Kapolda Sumsel menginstruksikan patroli intensif di titik rawan begal untuk menjaga keamanan masyarakat.

PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengambil langkah konkret menekan aksi begal yang meresahkan. Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan patroli di titik rawan dan merespons cepat laporan warga melalui Call Center 110.

“Tidak ada tempat bagi pelaku begal di wilayah Sumatera Selatan. Seluruh personel sudah kami instruksikan untuk bertindak tegas dan terukur apabila pelaku mengancam keselamatan masyarakat maupun petugas,” tegas Sandi Nugroho dalam keterangan yang diterima, Senin lalu.

Call Center 110 Jadi Garda Depan Pelaporan

Polda Sumsel mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang bisa diakses gratis selama 24 jam. Layanan ini disiapkan sebagai kanal cepat bagi warga yang melihat atau mengalami tindak kriminal, termasuk begal dan gangguan keamanan lainnya.

Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan seluruh operator dan personel patroli telah disiagakan penuh. “Kami memastikan layanan Call Center 110 aktif selama 24 jam. Masyarakat dapat segera menghubungi layanan tersebut jika melihat ataupun mengalami tindak kriminal,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran polisi yang cepat di lokasi menjadi kunci mencegah potensi kejahatan sejak dini. Warga diimbau tidak ragu melapor meski hanya melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Patroli Diperkuat di Titik Rawan Malam Hari

Selain layanan telepon, patroli rutin diintensifkan di sejumlah titik yang dinilai rawan aksi begal. Kapolda memerintahkan personel dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek untuk bergerak, terutama pada malam hingga dini hari yang kerap menjadi waktu favorit pelaku kejahatan jalanan.

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Presisi Polri. Polda Sumsel menilai stabilitas keamanan adalah fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat.

Penegakan Hukum Profesional dan Terukur

Kapolda menekankan bahwa tindakan tegas hanya akan diambil jika pelaku mengancam keselamatan masyarakat atau aparat. “Seluruh personel sudah kami instruksikan untuk bertindak tegas dan terukur,” ujar Sandi Nugroho.

Kombinasi langkah preventif, patroli intensif, dan penegakan hukum profesional diharapkan mampu menekan angka kriminalitas jalanan secara signifikan. Polda Sumsel juga berharap kehadiran aparat yang responsif dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai pelindung masyarakat.

Bagikan
Sumber: viralsumsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks