Pencarian

Gempa M 5,2 Guncang Maluku Barat Daya, Pusat di Darat Kedalaman 136 Km

Senin, 25 Mei 2026 • 18:35:01 WIB
Gempa M 5,2 Guncang Maluku Barat Daya, Pusat di Darat Kedalaman 136 Km
Gempa magnitudo 5,2 mengguncang Maluku Barat Daya dengan pusat di darat pada kedalaman 136 km.

SUMATERA SELATAN — BMKG mencatat episenter gempa berada di titik koordinat 7.55 Lintang Selatan dan 128.64 Bujur Timur. Lokasi persisnya sekitar 115 kilometer timur laut Maluku Barat Daya, Maluku. Guncangan terjadi pukul 17.23 WIB.

Klasifikasi Gempa Dalam dan Mekanisme Sesar

Dengan kedalaman 136 km, gempa ini termasuk dalam kategori gempa menengah hingga dalam. Hiposenternya yang berada di darat mengindikasikan sumber gempa berasal dari aktivitas sesar aktif di kerak bumi bagian bawah. BMKG belum merilis mekanisme spesifik sesar yang memicu gempa ini.

Karakteristik gempa dalam umumnya menghasilkan getaran yang terasa luas namun dengan intensitas yang lebih rendah di permukaan. Potensi kerusakan biasanya terbatas pada bangunan dengan konstruksi kurang kokoh di zona episenter.

Disclaimer BMKG: Data Masih Awal, Bisa Berubah

Dalam keterangan resminya, BMKG menyertakan peringatan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan. "Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG.

Peringatan ini lazim dikeluarkan BMKG pada menit-menit awal setelah gempa terjadi. Data magnitudo dan lokasi episenter masih bersifat sementara hingga dilakukan analisis ulang oleh petugas di lapangan maupun stasiun pemantau tambahan.

Belum Ada Laporan Dampak dan Kerusakan

Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum merilis informasi mengenai dampak guncangan di permukaan. Belum ada laporan warga mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Masyarakat di sekitar lokasi kejadian diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Wilayah Maluku Barat Daya sendiri merupakan kawasan rawan gempa karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif. Sepanjang 2026, BMKG telah mencatat puluhan kali aktivitas seismik di kawasan timur Indonesia dengan magnitudo bervariasi.

Gempa Susulan Belum Terdeteksi

BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan signifikan dalam rentang waktu satu jam pasca-gempa utama. Monitoring terus dilakukan secara real-time melalui jaringan seismograf yang tersebar di Maluku dan sekitarnya. Masyarakat di pesisir tidak perlu melakukan evakuasi karena status tidak berpotensi tsunami telah dikonfirmasi.

Bagikan
Sumber: maluku.inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks