Pencarian

RSUD Muara Dua di OKU Selatan Disulap Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional, Lahan 30 Ribu Meter Persegi dengan Konsep Ramah Pasien

Jumat, 29 Mei 2026 • 16:47:01 WIB
RSUD Muara Dua di OKU Selatan Disulap Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional, Lahan 30 Ribu Meter Persegi dengan Konsep Ramah Pasien
RSUD Muara Dua di OKU Selatan sedang dikembangkan menjadi rumah sakit rujukan regional dengan fasilitas lengkap.

OKU SELATAN — Pemerintah melalui BUMN konstruksi Hutama Karya memulai pengembangan besar-besaran RSUD Muara Dua. Rumah sakit ini nantinya akan melayani tidak hanya warga OKU Selatan, tetapi juga wilayah sekitarnya yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis spesialis.

Fasilitas Prioritas: Dari Cathlab hingga Ruang Operasi Modular

RSUD Muara Dua akan dilengkapi sejumlah fasilitas prioritas. Mulai dari poliklinik, radiologi, laboratorium, ruang operasi, cathlab, Intensive Care Unit (ICU), ruang rawat inap KRIS, ruang VIP, hingga area publik rumah sakit.

Layanan spesialis dasar yang disiapkan meliputi penyakit dalam, anak, bedah, serta kebidanan dan kandungan. Rumah sakit ini juga diperkuat layanan penunjang prioritas seperti radiologi, anestesi, patologi klinik, layanan jantung, dan layanan stroke.

Penataan Zona dan Desain Berpusat pada Pasien

Konsep konstruksi terintegrasi diterapkan dengan pembagian zona publik, semi publik, privat, dan servis. Tujuannya agar alur pasien, tenaga medis, pengunjung, dan distribusi logistik tidak saling mengganggu.

Area layanan kritis seperti IGD, ICU, ruang operasi, dan Modular Operating Theater (MOT) ditempatkan di titik strategis. Langkah ini untuk mempercepat penanganan pasien dan meningkatkan efektivitas layanan medis.

Desain rumah sakit mengusung konsep human-centered design. Pencahayaan alami dimaksimalkan, warna teduh dipilih, dan material pendukung higienitas digunakan. Untuk ruang tindakan khusus seperti CT Scan, cathlab, dan ruang operasi, dipasang lantai vinyl antistatis sesuai standar keselamatan fasilitas kesehatan modern.

Teknologi Digital Konstruksi dan Pemberdayaan Lokal

Hutama Karya menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) untuk koordinasi presisi antara arsitektur, struktur, dan utilitas. Progres pekerjaan dipantau secara real time melalui Project Management Information System (PMIS).

Pelaksana Tugas (Plt.) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pengembangan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemerataan layanan kesehatan berkualitas di daerah.

"Pengembangan RSUD Muara Dua tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas layanan medis, tetapi juga menghadirkan infrastruktur kesehatan yang lebih aman, nyaman, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan teknologi digital konstruksi menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas pembangunan berjalan optimal sesuai standar fasilitas kesehatan modern," ujar Hamdani, Jumat (29/05/2026).

Proyek ini juga melibatkan tenaga kerja lokal sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Pembangunan dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan operasional layanan kesehatan agar aktivitas rumah sakit tetap berjalan normal.

Fakta Singkat Pengembangan RSUD Muara Dua

  • Luas lahan: 30.320 meter persegi
  • Bangunan utama: 16.493 meter persegi (54 persen area)
  • Ruang hijau: 8.749 meter persegi untuk konsep healing environment
  • Fasilitas kritis: IGD, ICU, ruang operasi, MOT, cathlab
  • Teknologi: BIM dan PMIS untuk pengawasan konstruksi real-time

Bagikan
Sumber: wartaterkini.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks