Pencarian

Ekonom Sarankan Bansos Tunai untuk Jaga Daya Beli Warga Sumsel saat Harga Pertamax Naik

Kamis, 11 Juni 2026 • 20:36:01 WIB
Ekonom Sarankan Bansos Tunai untuk Jaga Daya Beli Warga Sumsel saat Harga Pertamax Naik
Ekonom sarankan bantuan sosial tunai untuk menjaga daya beli warga Sumsel pasca kenaikan harga Pertamax.

PALEMBANG — Kenaikan harga Pertamax dinilai sebagai langkah berat yang tak terhindarkan dalam kondisi fiskal saat ini. Namun, ekonom menekankan agar beban penyesuaian tidak sepenuhnya jatuh ke masyarakat kelas menengah bawah dan kelompok rentan.

Bantalan Ekonomi untuk Kelompok Rentan

Fakhrul menegaskan bahwa pemerintah perlu menyiapkan bantalan ekonomi berupa bantuan langsung tunai. Bantuan ini ditujukan bagi kelompok yang paling terdampak oleh kenaikan biaya transportasi dan kebutuhan sehari-hari.

"Yang paling penting saat ini adalah memastikan masyarakat yang terdampak tidak menanggung seluruh beban penyesuaian tersebut," kata Fakhrul dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Teknologi untuk Percepatan Penyaluran

Menurut Fakhrul, kecepatan implementasi menjadi faktor kunci. Penyaluran bansos sebaiknya dilakukan segera setelah kenaikan harga berlaku agar konsumsi rumah tangga tidak turun terlalu dalam.

Ia menyarankan pemanfaatan teknologi seperti digitalisasi sistem pembayaran, integrasi data kependudukan dan perbankan, serta kecerdasan buatan (AI). Dengan cara ini, bantuan dapat disalurkan secara lebih cepat dan akurat kepada penerima yang berhak.

Dampak Positif bagi Stabilitas Ekonomi

Di sisi lain, Fakhrul menilai penyesuaian harga BBM ini dapat berdampak positif terhadap stabilitas makroekonomi. Berkurangnya tekanan subsidi energi dan sinyal disiplin fiskal yang kuat akan memperbaiki persepsi pasar terhadap kesehatan ekonomi Indonesia.

Perbaikan fiskal juga berpotensi membantu stabilisasi nilai tukar rupiah yang belakangan menghadapi tekanan. Ketika pasar melihat pemerintah mampu mengendalikan risiko fiskal, tekanan terhadap rupiah akan berkurang dan arus modal dapat kembali masuk.

Reformasi Belanja Negara Dinilai Penting

Fakhrul menyoroti pentingnya evaluasi dan reorganisasi terhadap berbagai program belanja negara. Ia secara khusus menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tujuan sosialnya tetap tercapai dengan desain yang lebih efisien dan berkelanjutan.

"Yang terpenting adalah memastikan beban penyesuaian tidak jatuh sepenuhnya kepada masyarakat. Pemerintah perlu menunjukkan bahwa disiplin fiskal, perlindungan sosial, dan reformasi belanja negara dapat berjalan beriringan," ujar dia.

Apabila langkah tersebut berhasil, menurut Fakhrul, Indonesia tidak hanya akan memperoleh fiskal yang lebih sehat. Stabilitas ekonomi yang lebih kuat, rupiah yang lebih stabil, dan fondasi pertumbuhan berkelanjutan juga dapat terwujud ke depan.

Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks