MEGANG SAKTI — Akses transportasi warga Dusun V, Desa Megang Sakti, kini kembali mulus setelah Polres Musi Rawas bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki ruas jalan yang selama ini dikeluhkan. Perbaikan difokuskan pada 10 titik rawan kecelakaan yang kondisinya berlubang dan bergelombang.
Vibro Roller Dikerahkan, Warga dan Banser Ikut Turun Tangan
Personel Polres Musi Rawas tak hanya membawa cangkul dan sekop. Sebuah alat berat jenis vibro roller dikerahkan untuk memadatkan dan meratakan permukaan jalan sepanjang dua kilometer di kawasan tersebut. Warga setempat, anggota Banser, Ansor, dan organisasi kepemudaan Cipayung ikut dalam proses penimbunan.
Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta menyebut program ini sebagai bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat. "Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Agung dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Senin.
Jalan Rusak Selama Ini Hambat Ekonomi dan Layanan Kesehatan
Infrastruktur jalan yang rusak parah di Dusun V selama ini menjadi keluhan utama warga. Aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan kerap terganggu, terutama saat musim hujan. Dengan perbaikan ini, Kapolres menargetkan mobilitas warga bisa kembali lancar.
Program BELIDA melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan di Kabupaten Musi Rawas. Wakil Bupati Musi Rawas Suprayetno, Ketua Nahdlatul Ulama Kabupaten Musi Rawas KH M. Fatoni, dan Anggota DPRD Musi Rawas Siswantoro turut hadir dalam kegiatan gotong royong tersebut.
Gotong Royong dan Semangat Kebersamaan untuk Pembangunan Daerah
Selain memperbaiki akses jalan, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat. Kapolres menegaskan bahwa perbaikan jalan bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata semangat gotong royong dalam membangun daerah.
"Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program BELIDA ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebutuhan warga, sekaligus wujud nyata semangat gotong royong dalam membangun daerah," ujar AKBP Agung Adhitya Prananta.