Pencarian

BI Sumsel dan Pemkot Palembang Sinergikan Gemilang Palembang Raya dengan Digital Kito Galo ke-7, Targetkan Transaksi QRIS Tembus Rp3 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 • 15:22:31 WIB
BI Sumsel dan Pemkot Palembang Sinergikan Gemilang Palembang Raya dengan Digital Kito Galo ke-7, Targetkan Transaksi QRIS Tembus Rp3 Triliun
Bank Indonesia Sumsel dan Pemkot Palembang sinergikan Gemilang Palembang Raya dengan Digital Kito Galo ke-7 untuk dorong transaksi digital.

PALEMBANG — Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan memastikan program Gemilang Palembang Raya (GPR) akan disinergikan dengan Digital Kito Galo (DKG) edisi ketujuh pada tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi transformasi digital di tengah ketidakpastian ekonomi global sekaligus upaya mendongkrak sektor pariwisata di ibu kota provinsi.

Kepala Perwakilan BI Sumsel Bambang Pramono mengungkapkan, kolaborasi kedua program ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Palembang yang ke-1.343. Tema yang diusung adalah “Transaksi Digital Inklusif, Wujudkan Ekonomi Sumsel yang Produktif”.

“Kami berharap sinergi ini tidak hanya memperluas penggunaan transaksi digital, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata,” ujar Bambang dalam acara Bincang Bersama Media (BESAMO) di Kantor BI Sumsel, Kamis (18/6) malam.

Transaksi QRIS di Sumsel Tembus Rp2,97 Triliun

Bambang memaparkan, adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat. Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS mencapai Rp2,97 triliun, tumbuh 46,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Volume transaksi tercatat sebanyak 29,53 juta transaksi, meningkat 59,63 persen secara tahunan. Dari sisi jumlah pengguna, tercatat 1,54 juta orang telah menggunakan QRIS, sementara jumlah merchant mencapai 1,15 juta unit.

“Capaian ini menunjukkan semakin tingginya penerimaan masyarakat terhadap transaksi digital. Namun masih ada ruang besar untuk memperluas penggunaan QRIS dan meningkatkan literasi pembayaran digital,” kata Bambang.

Digital Kito Galo Jadi Motor Literasi Digital

Untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut, BI Sumsel secara konsisten menyelenggarakan Digital Kito Galo sebagai strategi memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital. Tahun ini, program tersebut disinergikan dengan Gemilang Palembang Raya yang merupakan agenda tahunan pemkot.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang Isnaini Mardani menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, sinergi antara pemkot dan BI Sumsel menjadi kunci dalam mendorong digitalisasi di berbagai sektor, termasuk pariwisata dan UMKM.

“Kami berharap masyarakat Palembang semakin melek digital dan memanfaatkan transaksi non-tunai dalam aktivitas sehari-hari, terutama saat event-event besar kota,” ujar Isnaini.

Pariwisata Jadi Milestone Digitalisasi Palembang

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang M Irman menambahkan, penyelenggaraan GPR x DKG ke-7 akan menjadi salah satu milestone dalam digitalisasi pariwisata di Palembang. Event ini diyakini mampu menarik wisatawan sekaligus memperkenalkan kemudahan transaksi digital di destinasi-destinasi unggulan.

“Integrasi antara event pariwisata dan sistem pembayaran digital akan memberikan pengalaman baru bagi pengunjung. Ini juga menjadi ajang promosi bahwa Palembang siap menjadi kota smart tourism,” kata Irman.

Kegiatan BESAMO yang digelar di Kantor Perwakilan BI Sumsel ini dihadiri oleh puluhan perwakilan media massa di Sumatera Selatan. Acara tersebut menjadi sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program GPR x DKG yang akan berlangsung pada tahun 2026 mendatang.

Bagikan
Sumber: poskita.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks