JAKARTA — Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi turnamen dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah, diikuti 48 tim nasional dan memainkan total 104 pertandingan. Babak penyisihan grup dijadwalkan mulai bergulir pada 26-27 Juni 2026, dengan laga-laga awal yang menentukan langkah tim-tim menuju fase gugur.
Format Baru: 48 Tim, 104 Laga, Tiga Negara Tuan Rumah
Untuk pertama kalinya, Piala Dunia tidak hanya digelar di satu negara, melainkan di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Perubahan format ini membuat jumlah pertandingan bertambah drastis dari 64 laga (2018 dan 2022) menjadi 104 laga pada edisi 2026. Setiap tim akan menjalani tiga pertandingan di fase grup sebelum 32 tim terbaik melaju ke babak knockout.
Jadwal Perdana: Apa yang Perlu Diketahui?
Periode 26-27 Juni 2026 menjadi pintu masuk turnamen. Pada dua hari pertama ini, sejumlah laga penyisihan grup dari berbagai grup akan dimainkan secara paralel di stadion-stadion yang tersebar di tiga negara. Penjadwalan ini dirancang untuk mengakomodasi 48 tim yang harus menyelesaikan fase grup dalam waktu sekitar dua minggu.
Belum ada daftar pasti pertandingan untuk dua hari pertama tersebut karena proses undian grup baru akan dilakukan setelah seluruh tim peserta dipastikan melalui babak kualifikasi. Namun, laga pembuka tradisionalnya kemungkinan besar akan melibatkan tuan rumah atau juara bertahan.
Tim Favorit: Siapa yang Berpeluang ke Final?
Dengan bertambahnya jumlah peserta, persaingan diprediksi semakin ketat. Tim-tim unggulan seperti Argentina (juara bertahan 2022), Brasil, Prancis, Jerman, dan Inggris tetap menjadi kandidat kuat. Namun, kehadiran 16 tim tambahan—kebanyakan dari Asia, Afrika, dan Amerika Utara—berpotensi melahirkan kejutan seperti yang terjadi pada Maroko di edisi 2022.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, Piala Dunia 2026 bisa menjadi ajang pertama yang menampilkan tim nasional Garuda jika Timnas Indonesia berhasil lolos dari babak kualifikasi zona Asia yang masih berlangsung.
Dampak bagi Penonton: Siaran Langsung dan Zona Waktu
Selisih waktu antara Indonesia dan Amerika Utara berkisar 11 hingga 14 jam (tergantung wilayah tuan rumah). Artinya, sebagian besar laga pada 26-27 Juni 2026 akan berlangsung pada pagi atau siang hari waktu Indonesia, membuatnya lebih mudah ditonton secara langsung dibanding edisi-edisi sebelumnya yang kerap tayang dini hari.
Hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia diperkirakan akan kembali dipegang oleh stasiun televisi swasta nasional dan platform streaming digital, menyusul pola yang sama pada Piala Dunia 2022.