PALEMBANG — Upaya pencarian terhadap Wili (20), pemuda yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Ogan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, memasuki hari kedua dengan penyisiran yang diperluas. Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengatakan, tim operasi dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan jangkauan pencarian di atas permukaan air.
Dua Titik Penyisiran di Sungai Ogan
SRU 1 menyisir area seluas sekitar 6 kilometer persegi ke arah barat laut dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU 2 bergerak ke arah barat daya dengan luas area pencarian sekitar 4 kilometer persegi menggunakan perahu karet dan perahu milik warga setempat.
Raymond menjelaskan, pencarian difokuskan pada titik-titik yang diduga menjadi lokasi terbawanya korban oleh arus sungai. Tim SAR Gabungan yang diterjunkan terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat sekitar.
Kronologi: Kelelahan Saat Berenang Pulang
Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (28/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Wili bersama tiga rekannya berenang menyeberangi sungai dari Desa Seri Dalam menuju Desa Sungai Pinang I untuk bersantai.
Petaka datang saat mereka bersiap kembali pulang sekitar pukul 18.00 WIB. Saat berada di tengah sungai, Wili diduga kelelahan dan kehabisan napas hingga berteriak meminta tolong. Rekan-rekannya sempat berupaya menyelamatkan, tetapi arus deras Sungai Ogan membuat mereka kehabisan tenaga dan gagal menjangkau korban yang kemudian tenggelam terbawa arus.
Laporan Diterima Malam Hari, Tim Langsung Bergerak
Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian ini pada pukul 21.10 WIB. Tim penyelamat langsung diterjunkan malam itu juga untuk melakukan pencarian awal.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus mengupayakan pencarian di sepanjang aliran sungai. Raymond mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan, memastikan kondisi fisik prima, dan menghindari sungai berarus deras.
Ia juga mengingatkan warga untuk segera melaporkan kondisi darurat melalui Emergency Call 115 Basarnas yang bebas pulsa dan aktif selama 24 jam.