Pencarian

Tim Gabungan Padamkan Karhutla 10 Hektare di Samping Tol Palindra, Asap Sempat Mengarah ke Ruas Jalan

Rabu, 01 Juli 2026 • 21:42:31 WIB
Tim Gabungan Padamkan Karhutla 10 Hektare di Samping Tol Palindra, Asap Sempat Mengarah ke Ruas Jalan
Tim gabungan berhasil memadamkan karhutla seluas 10 hektare di samping Tol Palindra, Ogan Ilir.

OGAN ILIR — Tim gabungan Manggala Agni, BPBD, TNI, Polri, dan pengelola jalan tol berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 10 hektare di lahan samping Tol Palembang-Indralaya (Palindra), tepatnya di Kilometer 13B, Desa Talang Pangeran Ulu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kebakaran terjadi pada Selasa (30/6) malam dan asap sempat mengarah ke ruas tol, mengganggu jarak pandang pengendara.

Api Padam Setelah Empat Jam Pemadaman

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatera, Ferdian Kristanto, mengatakan laporan pertama diterima dari pihak pengelola Tol Palindra. Petugas Posko Pondok Kerja Manggala Agni langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 21.37 WIB.

"Tim langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari pihak pengelola tol dan melakukan pemadaman bersama tim gabungan hingga api berhasil dipadamkan," kata Ferdian di Palembang, Rabu (1/7).

Proses pemadaman berlangsung hampir empat jam. Api baru benar-benar padam pada pukul 01.25 WIB dini hari. Vegetasi yang terbakar berupa semak belukar dan ilalang (gegas) di atas lahan mineral.

Personel dan Alat Dikerahkan

Operasi pemadaman melibatkan personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin, BPBD Ogan Ilir, TNI, Polri, serta pengelola jalan tol. Satu unit mobil angkut personel, dua unit pompa jinjing, dan sejumlah peralatan pemadam manual dikerahkan ke lokasi.

"Status kebakaran sudah terkendali dan api berhasil dipadamkan," ujar Ferdian.

Imbauan untuk Masyarakat

Pihaknya mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat musim kemarau. Praktik ini berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas dan sulit dikendalikan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika menemukan titik api. Laporan cepat, menurut Ferdian, menjadi kunci agar api bisa ditangani sebelum meluas dan mengancam pemukiman atau fasilitas umum seperti jalan tol.

Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks