SUMATERA SELATAN — Fenomena ini mematahkan anggapan bahwa talenta Skotlandia kerap dipandang sebelah mata. Selama bertahun-tahun, suksesor Virgil van Dijk dan Andy Robertson yang sukses di level tertinggi seolah jadi pengecualian. Kini, Piala Dunia di Amerika Serikat menjadi etalase paling efektif.
Dari Celtic hingga Motherwell, Semua Kebagian Sorotan
Bek kanan Celtic, Alistair Johnston, bermain penuh dalam setiap laga Kanada. Rekan setimnya, Auston Trusty, mencetak gol untuk Amerika Serikat. Gelandang Rangers, Nicolas Raskin, menjadi pahlawan setelah turun dari bangku cadangan dan membantu Belgia membalikkan keadaan atas Senegal di babak 32 besar.
Kejutan terbesar justru datang dari Elijah Just. Gelandang serang Motherwell ini mengemas tiga gol dalam tiga pertandingan untuk Selandia Baru meski timnya tersingkir di fase grup. Performa sang calon Pemain Terbaik SPFL itu langsung memicu spekulasi hengkang.
"Saya harap agen saya sibuk," ujar Just usai eliminasi Selandia Baru, mengisyaratkan banyaknya tawaran yang masuk.
Klub Kecil Kini Berani Pasang Harga Tinggi
Dampaknya langsung terasa di bursa transfer. Motherwell dilaporkan membanderol Just di angka yang sama dengan rekor penjualan mereka, Lennon Miller, yang mencapai lebih dari £4 juta ke Udinese musim panas lalu. Ini bukan lagi soal klub kecil yang menjual murah.
Hearts bahkan mematok harga hingga £8 juta untuk Claudio Braga, peraih penghargaan Pemain Terbaik PFA Skotlandia musim lalu yang dikaitkan dengan Olympique Lyon. Di sisi lain, Celtic sudah bersiap menerima tawaran untuk Daizen Maeda, sementara Arne Engels—yang tidak masuk skuad Belgia—tetap jadi rebutan setelah Celtic menolak tawaran £25 juta dari Nottingham Forest pada Februari lalu.
Rantai Nilai yang Mengubah Ekosistem
Tren ini tidak instan. Keberhasilan Aaron Hickey dan Lewis Ferguson di Italia, ditambah jejak Virgil van Dijk serta Andy Robertson di Premier League, membuktikan bahwa SPFL adalah pasar yang efisien secara biaya. Klub-klub Eropa kini lebih percaya diri merekrut dari Skotlandia.
Ambisi klub untuk tidak menjual murah juga terlihat dari rekor transfer yang terus dipecahkan. Luke Graham baru saja meninggalkan Dundee ke Stoke City dengan rekor klub pekan ini. Hibernian menjual Kieron Bowie ke Hellas Verona dengan nilai mencapai £7 juta pada Januari lalu. Bahkan pelatih pun ikut dilirik; Jens Berthel Askou pindah dari Motherwell ke Toulouse di Ligue 1 setelah musim gemilang.
Dengan Brexit yang masih mempersulit perekrutan pemain muda Inggris, akademi Skotlandia menjadi alternatif yang semakin menarik. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin SPFL akan menjadi salah satu liga pemasok talenta paling diperhitungkan di Eropa dalam beberapa tahun ke depan.