Pencarian

Revitalisasi Jembatan Lalan di Muba Dikebut, Kontraktor Diberi Waktu Sepekan untuk Kaji Dua Metode Pengerjaan

Jumat, 03 Juli 2026 • 15:14:01 WIB
Revitalisasi Jembatan Lalan di Muba Dikebut, Kontraktor Diberi Waktu Sepekan untuk Kaji Dua Metode Pengerjaan
Rapat koordinasi revitalisasi Jembatan Lalan di Jakarta dihadiri pemprov, pemerintah pusat, dan kontraktor.

JAKARTA — Proyek revitalisasi Jembatan P6 Sungai Lalan yang menghubungkan sejumlah kecamatan di Musi Banyuasin (Muba) memasuki babak baru. Pemprov Sumsel mengambil alih kendali koordinasi dengan menggelar rapat di Hotel AONE, Jakarta, Kamis (2/7/2026), yang dihadiri Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen, unsur pemerintah pusat, operator pelayaran, asosiasi pengguna alur bawah jembatan, serta pihak kontraktor.

Dua Opsi Teknis yang Harus Dikaji Kontraktor

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumsel, Dr Apriyadi MSi, yang memimpin langsung rapat tersebut, membeberkan dua metode yang tengah dipertimbangkan. Pertama, pemasangan pilon. Kedua, penutupan alur pelayaran dalam waktu sesingkat-singkatnya.

“Rapat koordinasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki kesamaan persepsi dan komitmen dalam mempercepat penyelesaian revitalisasi Jembatan Lalan,” ujar Apriyadi dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

Tenggat Sepekan dan Skema Pembiayaan

Pihak kontraktor, PT Ciawenindo Mitra Perkasa–PT Pakuhaji Naga Perkasa (KSO), diberi waktu hingga 13 Juli 2026 untuk menyusun kajian teknis. Kajian itu harus mencakup estimasi waktu pelaksanaan dan kebutuhan pembiayaan dari masing-masing opsi.

Apriyadi menegaskan, Pemprov Sumsel akan mengawal proses ini agar solusi terbaik segera diputuskan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat dan lalu lintas pelayaran di alur Sungai Lalan.

Dalam kesepakatan rapat, seluruh pembiayaan tambahan akibat perubahan metode pelaksanaan akan ditanggung bersama oleh Asosiasi AP6L dan pihak yang menabrak jembatan. Sementara itu, pekerjaan konstruksi oleh kontraktor tetap harus berjalan sesuai jadwal yang telah disepakati sebelumnya.

Pentingnya Jembatan Lalan bagi Warga Muba

Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Pemprov Sumsel. Ia menekankan bahwa infrastruktur ini memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Kecamatan Lalan serta wilayah sekitarnya.

“Kami berharap keputusan yang dihasilkan dari rapat ini dapat mempercepat penyelesaian Jembatan Lalan,” kata Abdur Rohman Husen.

Jembatan P6 Sungai Lalan merupakan salah satu infrastruktur strategis di Sumatera Selatan yang menghubungkan kawasan produksi pertanian dan perkebunan dengan pusat distribusi. Kerusakan atau keterlambatan revitalisasi berpotensi menghambat arus logistik dan mobilitas warga antarkecamatan di Muba. (*)

Bagikan
Sumber: sumselindependen.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks