Pencarian

Ancaman Karhutla di Sumsel Makin Parah, 57 Hotspot Terdeteksi dan 301 Kebakaran Landa 305 Hektare Lahan

Kamis, 09 Juli 2026 • 00:17:01 WIB
Ancaman Karhutla di Sumsel Makin Parah, 57 Hotspot Terdeteksi dan 301 Kebakaran Landa 305 Hektare Lahan
titik panas terdeteksi di Sumatera Selatan, menunjukan peningkatan risiko karhutla.

PALEMBANG — Ancaman kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan kian mengkhawatirkan. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel menunjukkan lonjakan signifikan jumlah titik panas dan kejadian karhutla dalam beberapa pekan terakhir, seiring berkurangnya intensitas hujan di sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengungkapkan bahwa hingga 9 Juli 2026, total hotspot yang terdeteksi mencapai 57 titik. Dari jumlah tersebut, Kabupaten OKU menjadi penyumbang terbanyak dengan 24 titik panas, disusul OKI dengan delapan titik, dan OKU Timur sebanyak empat titik.

Empat Daerah Zona Merah, PALI Catat Kejadian Tertinggi

Dari total 301 kejadian kebakaran yang terjadi sejak awal tahun, empat daerah masuk kategori zona merah karena mencatat lebih dari 30 kasus karhutla. Kabupaten PALI menjadi wilayah dengan kejadian tertinggi, yakni 52 kasus. Posisi berikutnya ditempati Musi Banyuasin dengan 43 kejadian, Ogan Ilir 39 kejadian, dan Muara Enim sebanyak 32 kejadian.

"Jumlah kejadian terus meningkat seiring berkurangnya intensitas hujan di sejumlah wilayah Sumsel," ujar Sudirman, Kamis (9/7/2026).

Lahan Gambut di OKI Mulai Kritis, TMAT Minus 42,2 Cm

BPBD Sumsel memberikan perhatian khusus pada kondisi lahan gambut di Kabupaten OKI yang mulai memasuki fase rawan terbakar. Hasil pengukuran Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) menunjukkan angka minus 42,2 sentimeter, mengindikasikan lahan semakin kering dan sangat mudah terbakar.

"Sebagian besar wilayah Sumsel saat ini berada pada kategori sangat mudah terbakar, terutama pada lapisan permukaan tanah yang dipenuhi rumput kering, semak, dan sisa vegetasi," tambah Sudirman.

Tiga Daerah Zona Oranye, Enam Lainnya Masih Kuning

Selain empat daerah zona merah, tiga wilayah lainnya masuk kategori zona oranye dengan 15 hingga 30 kejadian kebakaran. Ketiganya yakni Banyuasin dengan 30 kejadian, Musi Rawas Utara sebanyak 17 kejadian, dan OKU dengan 16 kejadian.

Sementara itu, enam daerah masih berada pada zona kuning karena jumlah kejadian karhutla di bawah 15 kasus, meliputi OKI, Musi Rawas, Prabumulih, OKU Timur, Lahat, dan Lubuk Linggau. Dua daerah yang hingga kini masih berstatus zona hijau atau belum mencatat kejadian karhutla adalah Kota Pagar Alam dan Kabupaten OKU Selatan.

Bagikan
Sumber: sumsel.akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks