SUMATERA SELATAN — BMW iX3, model pertama yang mengusung arsitektur Neue Klasse, resmi menjadi kendaraan listrik terlaris pabrikan asal Munich dalam hal kecepatan produksi. Pabrik BMW Group di Debrecen, Hongaria, yang dibangun khusus untuk platform ini, baru saja merampungkan unit ke-50.000. Angka tersebut diraih dalam waktu kurang dari 10 bulan — sebuah rekor baru untuk BMW Group dalam merampungkan peluncuran produk anyar.
Permintaan Tinggi Paksa Penambahan Shift Produksi
Tingginya minat global terhadap iX3 membuat BMW harus menambah jadwal produksi. Sejak Februari 2026, pabrik Debrecen beroperasi dengan dua shift penuh untuk mengejar permintaan yang disebut BMW mencapai dua kali lipat dari proyeksi awal. Perusahaan memperkirakan akan segera menerima pesanan ke-100.000 untuk crossover listrik ini.
“Ini adalah ramp-up tercepat yang pernah kami lakukan untuk pabrik baru dan arsitektur kendaraan baru secara bersamaan,” demikian pernyataan resmi BMW. Pencapaian ini semakin signifikan mengingat Debrecen adalah pabrik baru yang dibangun dari nol, bukan perluasan fasilitas lama.
Spesifikasi iX3 50 xDrive untuk Pasar Global
Untuk pasar Amerika Serikat, BMW akan meluncurkan varian iX3 50 xDrive pada September 2026 dengan banderol mulai dari US$63.850 (sekitar Rp1,02 miliar, estimasi kurs Rp16.000). SUV listrik ini dibekali tenaga 463 hp dan torsi 476 lb-ft. Klaim jarak tempuh mencapai 434 mil (sekitar 698 km) dalam sekali pengisian daya menggunakan velg 20 inci dan ban musim panas.
BMW menyebutkan bahwa meskipun versi bermesin bensin dari X3 saat ini kurang memuaskan, iX3 menawarkan karakter yang sangat berbeda. Platform Neue Klasse yang menjadi basis iX3 dirancang khusus untuk kendaraan listrik, bukan hasil konversi dari platform mesin pembakaran internal.
Strategi Elektrifikasi BMW: 40 Model Baru dalam Dua Tahun
Keberhasilan iX3 menjadi batu loncatan bagi BMW untuk mempercepat elektrifikasi portofolionya. Perusahaan berencana meluncurkan 40 model baru atau yang diperbarui hingga akhir 2027, semuanya akan mengadopsi teknologi dan bahasa desain Neue Klasse. Model-model tersebut termasuk i3 kompak yang sudah dikenal dan iX5 yang baru saja diperkenalkan.
Langkah agresif BMW ini merupakan respons terhadap pertumbuhan pasar kendaraan listrik global yang masih tinggi di luar Amerika Serikat. Meskipun kebijakan pemerintah AS saat ini tidak terlalu mendukung kendaraan listrik, BMW tetap menggenjot produksi untuk memenuhi permintaan dari Eropa, Asia, dan pasar lainnya yang terus bertumbuh.