Pencarian

Kindle Scribe Colorsoft Dites 2 Bulan, Layar 11 Inci untuk Baca dan Catat Tangan

Senin, 10 Agustus 2026 • 01:51:31 WIB
Kindle Scribe Colorsoft Dites 2 Bulan, Layar 11 Inci untuk Baca dan Catat Tangan
Pengujian dua bulan Kindle Scribe Colorsoft menunjukkan keunggulan pada area tulis luas dan daya tahan baterai panjang untuk kebutuhan membaca PDF dan mencatat.

SUMATERA SELATAN — Setelah pemakaian intensif selama dua bulan, Kindle Scribe Colorsoft terbukti menjadi perangkat yang solid untuk kebutuhan spesifik: membaca file PDF, membuat jurnal digital, dan menandai buku dengan kode warna. Namun, banderol harganya yang tinggi dan dimensi bodinya yang besar membuat perangkat ini sulit direkomendasikan untuk pengguna umum yang hanya ingin membaca novel.

Perangkat ini tersedia dalam dua pilihan warna, Black dan Fig (ungu muda), dengan bobot 400 gram. Layarnya yang selebar 11 inci membuat dimensinya hampir menyerupai selembar kertas folio, memberikan area tulis yang luas namun mengorbankan genggaman satu tangan.

Kelebihan: Area Tulis Luas dan Daya Tahan Baterai Panjang

Justru karena ukurannya, Scribe Colorsoft unggul dalam hal produktivitas. Membaca dokumen berformat PDF atau buku yang mengandung grafik dan peta terasa jauh lebih nyaman dibandingkan e-reader 6 inci. Tersedia pula template planner harian, mingguan, dan bulanan yang bisa diisi langsung menggunakan stylus.

Bagi pengguna yang gemar membuat jurnal baca, alur kerjanya menjadi efisien. Setelah selesai membaca, pengguna bisa langsung membuka notebook digital di perangkat yang sama untuk mencatat, tanpa perlu membawa buku fisik terpisah.

Dari segi daya tahan, baterainya tergolong luar biasa. Selama dua bulan pemakaian, perangkat hanya perlu diisi ulang dua kali.

Kekurangan: Layar Warna Redup dan Desain Kurang Portabel

Layar warna pada perangkat ini menggunakan teknologi E Ink Kaleido. Hasilnya, warna yang tampil cenderung pudar seperti efek stabilo, bukan warna pekat seperti pada tablet LCD atau OLED. Konsekuensinya, membaca komik atau majalah bergambar tidak akan memberikan pengalaman visual yang kaya.

Meski bobotnya terbilang ringan di atas kertas, dimensinya yang lebar membuat perangkat ini sulit digenggam dengan satu tangan. Posisi paling nyaman adalah saat diletakkan di atas meja atau disandarkan di lutut. Karena ukurannya pula, perangkat ini praktis tidak pernah dibawa keluar rumah selama masa pengujian—berbeda dengan e-reader kecil yang mudah dimasukkan ke dalam tas.

Fitur Stylus dan Anotasi Kode Warna

Stylus yang disertakan menempel secara magnetis di sisi perangkat dan terasa nyaman digenggam. Tombol penghapus (eraser) di ujung pena merespons dengan cepat dan akurat.

Fitur anotasi warna menjadi nilai jual utama. Pengguna bisa mengatur warna stabilo untuk kategori catatan berbeda, misalnya biru untuk detail penting dan merah untuk kutipan favorit. Peralihan antar warna berjalan mulus berkat refresh rate yang responsif.

Harga dan Posisi di Pasar

Dengan harga awal US$ 630 (sekitar Rp 10,4 juta), perangkat ini jelas bukan barang impulsif. Posisinya paling masuk akal untuk mahasiswa, peneliti, atau profesional yang membutuhkan satu perangkat untuk membaca referensi dan merapikan catatan tangan secara digital.

Bagi pemilik Kindle lawas yang hanya ingin upgrade layar, investasi ini sulit dibenarkan. Sebagai alternatif, Kindle Paperwhite yang dibanderol mulai US$ 159,99 (sekitar Rp 2,6 juta) tetap menjadi pilihan paling rasional untuk sekadar membaca.

Kesimpulannya, Kindle Scribe Colorsoft adalah perangkat yang menyenangkan dan dirancang dengan baik, tetapi hanya untuk segmen pengguna yang benar-benar membutuhkan kombinasi layar besar, stylus, dan fitur warna dalam satu perangkat.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks