Pencarian

Karyawan Rumah Makan Pecel Lele di Palembang Tewas Dianiaya Rekan Kerja, Pelaku Mengaku Mantan Atlet Muay Thai

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:53:32 WIB
Karyawan Rumah Makan Pecel Lele di Palembang Tewas Dianiaya Rekan Kerja, Pelaku Mengaku Mantan Atlet Muay Thai
Polisi mengamankan Malfino Marcel (27) di Polsek Seberang Ulu II Palembang atas dugaan penganiayaan berat yang menyebabkan Tegar Ilham Ramadhan (24) meninggal dunia.

PALEMBANG — Polsek Seberang Ulu II Palembang menahan Malfino Marcel (27) atas penganiayaan berat yang merenggut nyawa Tegar Ilham Ramadhan (24). Peristiwa terjadi di Rumah Makan Pecel Lele Hj Syam di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Seberang Ulu II Palembang, Kompol Dedy Rahmad Hidayat menjelaskan, pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 09.15 WIB dan langsung mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan sementara, perkelahian dipicu selisih paham soal pekerjaan antara korban dan pelaku.

Pukulan ke Belakang Kepala Bikin Korban Tak Sadarkan Diri

Dedy mengungkapkan, berdasarkan keterangan awal, pelaku memukul bagian belakang kepala korban menggunakan tangan kosong sebanyak empat kali. Tegar sempat dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, namun nyawanya tidak tertolong.

"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah. Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban terlebih dahulu meninggal dunia saat berada di perjalanan," terang Dedy, Sabtu (22/8/2026).

Hasil visum luar sementara menunjukkan adanya luka akibat benturan benda tumpul di bagian belakang kepala korban. Pukulan tersebut diduga mengganggu aliran oksigen ke otak hingga menyebabkan kematian.

Pelaku Mengaku Pernah Juara Muay Thai di Tangerang

Dalam konferensi pers yang digelar Sabtu, polisi mengungkap latar belakang pelaku. Malfino mengaku pernah menjadi atlet Muay Thai dengan catatan juara pertama tingkat kecamatan di Tangerang dan juara keempat tingkat Kota Tangerang.

"Dari pengakuannya, pelaku merupakan mantan atlet Muay Thai yang mendapat juara 1 tingkat Kecamatan di Tangerang dan juara 4 di Kota Tangerang," ungkap Dedy.

Rekaman kamera pengawas atau CCTV yang merekam peristiwa perkelahian turut diamankan polisi. Dalam rekaman terlihat perkelahian sempat dipisahkan oleh karyawan lain sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit.

Kronologi: Upaya Damai Berujung Adu Pukul

Malfino mengakui perbuatannya. Ia menceritakan perkelahian terjadi setelah upaya meminta maaf kepada korban tidak diterima. Keduanya diketahui sama-sama berasal dari Lampung.

"Saya pernah menegur dia soal kerjaan, Pak. Ya mungkin cara saya menegur salah, makanya saya minta maaf. Saya bilang kita sama-sama dari Lampung, sama-sama cari makan, masa harus berkelahi. Tapi korban tidak bisa memaafkan, mungkin dia emosi dan memukul saya duluan," kata Malfino.

Pelaku mengaku membalas pukulan korban hingga korban terjatuh. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa korban meninggal dunia setelah kejadian tersebut.

"Saya tidak tahu kalau korban meninggal dunia. Saya mengaku saya salah," ujarnya.

Kasus ini kini ditangani Polsek Seberang Ulu II Palembang. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyidikan.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumselupdate.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks