Palembang - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang, Sumatera Selatan, membentuk tim khusus untuk memantau kelancaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa selama bulan Ramadhan 2026. Langkah ini diambil guna memastikan program tetap berjalan tertib dan aman di tengah penyesuaian kegiatan belajar mengajar.
Kepala Disdik Palembang Affan Prapanca mengatakan tim tersebut ditugaskan melakukan pengawasan harian terhadap pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah.
"Ini bertujuan untuk memastikan Program MBG berjalan tertib, terukur, dan diawasi ketat, demi menjamin kualitas serta keamanan konsumsi siswa," kata Affan di Palembang, Selasa.
Ia menegaskan, selama Ramadhan, Program MBG tetap berjalan seperti biasa. Namun, pengawasan diperketat untuk menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi peserta didik.
"MBG berjalan seperti biasanya, kami menugaskan tim untuk memantau setiap hari," katanya.
Selain membentuk tim pantau, Disdik Palembang juga menyesuaikan durasi jam belajar selama bulan puasa. Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 420/0404/Disdik-I/2026 tentang pelaksanaan pembelajaran selama Ramadhan.
Dalam aturan tersebut, setiap jam pelajaran di tingkat TK, SD, dan SMP dikurangi 10 menit dari jadwal normal. Dengan penyesuaian ini, siswa dapat pulang lebih cepat dibandingkan hari biasa.
"Penyesuaian dilakukan dengan mengurangi durasi setiap jam pelajaran sebanyak 10 menit, sehingga waktu pulang sekolah menjadi lebih cepat dari hari biasa," katanya.
Affan menjelaskan, sejak 23 Februari hingga 14 Maret 2026, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan di sekolah masing-masing dengan penyesuaian waktu. Meski durasi dikurangi, pihak sekolah diminta memastikan seluruh materi tetap tersampaikan secara efektif.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kondisi fisik dan konsentrasi siswa yang menjalankan ibadah puasa, sekaligus mempertahankan keseimbangan antara capaian akademik dan penguatan nilai spiritual selama Ramadhan.