PRABUMULIH — Pemerintah Kecamatan Prabumulih Timur memperketat pengawasan kinerja pegawai melalui evaluasi rutin guna memastikan standar pelayanan masyarakat terpenuhi. Camat Prabumulih Timur Reki Saputra memimpin langsung jalannya rapat koordinasi tersebut dengan agenda utama penguatan integritas aparatur sipil negara (ASN).
Dalam arahannya, Reki menyatakan bahwa performa birokrasi di tingkat kecamatan bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian warga. Oleh karena itu, ia meminta setiap pegawai tidak hanya menggugurkan kewajiban administratif, tetapi benar-benar hadir memberikan solusi bagi persoalan di lapangan.
Reki menggarisbawahi bahwa pemahaman mengenai disiplin kerja sering kali disalahartikan hanya sebatas ketepatan waktu hadir di kantor. Menurutnya, esensi disiplin bagi seorang abdi negara jauh lebih luas, mencakup etika profesi dan tanggung jawab moral dalam menyelesaikan tugas.
“Disiplin adalah kunci utama dalam meningkatkan kinerja. Jika kita disiplin, maka pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik dan maksimal,” tegas Reki di hadapan peserta rapat.
Ia menambahkan, tuntutan publik terhadap kecepatan dan ketepatan layanan kini semakin tinggi. Hal ini mengharuskan seluruh jajaran kecamatan untuk mengubah pola kerja lama yang cenderung pasif menjadi lebih proaktif dan berkualitas.
Selain masalah kedisiplinan individu, rapat bulanan ini menyoroti pentingnya sinkronisasi antarunit kerja. Reki menilai, program kerja pemerintah kecamatan tidak akan berjalan efektif jika koordinasi internal antarpegawai masih berjalan sendiri-sendiri.
Aparatur diminta untuk meningkatkan responsivitas terhadap pengaduan atau kebutuhan warga. Kecepatan dalam memberikan jawaban dan solusi dinilai sebagai indikator keberhasilan reformasi birokrasi di tingkat lokal.
Forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dua arah. Para pegawai diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala teknis di lapangan serta mengusulkan inovasi yang dapat memangkas prosedur birokrasi yang dianggap masih berbelit.
Pemerintah Kecamatan Prabumulih Timur berkomitmen menjadikan rapat evaluasi ini sebagai instrumen perbaikan berkelanjutan. Setiap capaian maupun hambatan yang ditemukan selama sebulan terakhir dibedah untuk mencari solusi jangka panjang.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Dengan penguatan koordinasi dan profesionalisme, aparatur kecamatan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik di Kota Prabumulih.
Melalui penerapan budaya kerja yang disiplin dan adaptif, pihak kecamatan optimistis kualitas hidup masyarakat dapat terlayani dengan lebih baik melalui program-program pemerintah yang tepat sasaran.