KAYUAGUNG — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) mulai memperketat pengawasan lalu lintas dan kesehatan hewan kurban. Petugas lapangan kini disebar ke seluruh kecamatan untuk melakukan pendataan serta pemeriksaan fisik pada ternak milik warga.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disbunnak OKI, Sadi Purwanto, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan memastikan hewan kurban yang beredar di wilayahnya memenuhi kriteria ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Tim dokter hewan diterjunkan langsung untuk mendeteksi potensi penyakit sebelum ternak disembelih pada hari raya nanti.
“Oleh karena itu pendataan dan pemeriksaan hewan kurban dilakukan dari sekarang. Semua hewan kurban harus ASUH,” ujar Sadi, Kamis (7/5/2026).
Dalam pemeriksaan ini, petugas fokus pada pengecekan ante mortem untuk memastikan usia hewan sudah layak kurban. Selain kondisi fisik, petugas juga mendata asal ternak, lokasi penjualan atau lapak, hingga jumlah populasi yang siap dipasarkan oleh peternak lokal.
Sadi menegaskan, pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan sekali. Tim dari puskeswan akan terus memantau kondisi hewan secara berkala, bahkan hingga sesaat sebelum proses penyembelihan dilakukan pada Idul Adha mendatang.
“Jadi kalau sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, masyarakat tidak perlu khawatir mendapatkan hewan kurban yang tidak layak,” pungkasnya.
Pemeriksaan dilakukan secara serentak melalui lima Puskeswan yang tersebar di Kabupaten OKI. Adapun titik koordinasi pemantauan meliputi wilayah Puskeswan Kayuagung, Pedamaran Timur, Pampangan, Lempuing, hingga Mesuji Raya.
Tidak hanya menyisir lapak pedagang, petugas juga mendatangi langsung kandang-kandang milik peternak. Salah satu titik yang sudah diperiksa adalah kawasan Cokroaminoto, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Kayuagung. Di lokasi ini, petugas memastikan kondisi sanitasi kandang dan kesehatan ternak dalam keadaan baik.
Berdasarkan hasil pendataan lapangan di Cokroaminoto, hewan-hewan kurban tersebut rencananya akan didistribusikan ke sejumlah titik penjualan. Beberapa di antaranya meliputi wilayah Kelurahan Sidakersa, Sukadana, dan beberapa kawasan sekitarnya di Kabupaten OKI.