Kementerian Koperasi baru-baru ini menggandeng sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk BUMN, untuk memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan layanan dan produk bagi masyarakat di desa.
Dalam upaya memperkuat ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kementerian Koperasi, yang dipimpin oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono, melakukan penandatanganan kerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga. Kerja sama ini melibatkan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), BPJS Ketenagakerjaan, dan Badan Standardisasi Nasional (BSN), serta Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Acara tersebut berlangsung di kantor Kementerian Koperasi di Jakarta.
Ferry menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan program-program pemerintah yang langsung terkait dengan masyarakat desa. "Intinya adalah kerjasama ini untuk bisa mengoptimalkan kegiatan-kegiatan yang ada," ujarnya. Melalui kolaborasi ini, produk-produk yang dihasilkan oleh kelompok perempuan di desa akan dipasarkan melalui gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga akan berfungsi sebagai titik layanan masyarakat. Salah satu unit usaha koperasi akan menyediakan gerai obat dan klinik kesehatan. Ferry menambahkan, "Kegiatan ini termasuk menjadi tambahan unit pelayanan untuk kepentingan perempuan dan pemberdayaan anak."
Dalam kerja sama ini, Kementerian Koperasi juga menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja yang terlibat di dalam koperasi. Sementara itu, BSN berperan dalam membantu standarisasi produk koperasi, dan PIP akan mendukung pembiayaan bagi kelompok usaha melalui skema keuangan mikro.
Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam struktur pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. "Kami mendorong agar unsur pengurus dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini adalah harus ada unsur perempuannya," ungkapnya. Menurutnya, perempuan sering kali menunjukkan kemampuan yang lebih progresif dalam mengembangkan usaha koperasi.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, juga menyambut baik kolaborasi ini, menyatakan bahwa kerja sama dengan Kementerian Koperasi membuka peluang untuk menarik lebih banyak peserta baru dari ekosistem koperasi.
Dengan langkah kolaboratif ini, diharapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat berkontribusi signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama perempuan, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan di desa.