PSG Pastikan Gelar Ligue 1 Usai Taklukan Lens, Fokus ke Final Liga Champions

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 04:44:01 WIB
PSG meraih gelar Ligue 1 ke-13 usai mengalahkan Lens dengan skor 2-0.

SUMATERA SELATAN — PSG datang ke markas Lens dengan satu target: memastikan trofi liga. Mereka langsung tancap gas sejak menit awal, dan hasilnya terlihat di menit ke-29. Gol pembuka lahir dari kesalahan fatal lini belakang Lens yang gagal mengantisipasi tekanan tinggi Ousmane Dembele.

Gol Cepat Kvaratskhelia dan Kesalahan Fatal Lens

Dembele merebut bola di area pertahanan Lens, lalu mengirim umpan terukur ke Khvicha Kvaratskhelia. Winger asal Georgia itu tak membuang kesempatan. Ia berlari kencang menembus pertahanan dan menceploskan bola ke gawang yang dikawal Robin Risser. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua justru berjalan lebih alot. PSG mendominasi penguasaan bola, tapi kesulitan menembus pertahanan rapat Lens. Peluang-peluang emas gagal dimaksimalkan, membuat tensi pertandingan sempat meningkat.

Pemain Muda Mbaye Pastikan Kemenangan di Injury Time

Gol penentu baru datang di masa injury time. Skema serangan balik cepat yang dibangun Ibrahim Mbaye, Goncalo Ramos, dan Desire Doue berbuah manis. Doue memberikan umpan matang yang langsung disambut tembakan keras Mbaye ke pojok kiri atas gawang Lens. Skor 2-0 menutup laga sekaligus pesta juara PSG.

Gelar ini menjadi bukti dominasi PSG di kancah domestik. Namun, tantangan sesungguhnya masih menanti. Final Liga Champions melawan Arsenal di Munich pada 30 Mei akan menjadi panggung pembuktian bagi skuad asuhan Luis Enrique.

Gelar Ke-13 dan Ambisi Treble Winners

Ini adalah gelar Ligue 1 ke-13 sepanjang sejarah klub, sekaligus yang keempat dalam lima musim terakhir. Namun, trofi domestik saja tak lagi cukup. Kegagalan di Liga Champions dalam beberapa edisi terakhir menjadi ganjalan terbesar. Final kontra Arsenal adalah kesempatan emas untuk memutus kutukan dan menyegel status sebagai raja Eropa.

Kemenangan ini juga menegaskan kedalaman skuad PSG. Tanpa bintang-bintang besar seperti di era sebelumnya, tim ini justru tampil lebih solid dan pragmatis. Kontribusi pemain muda seperti Mbaye menjadi sinyal positif bagi masa depan klub.

Dengan satu tangan sudah di atas trofi Ligue 1, perhatian publik kini tertuju pada satu pertanyaan: bisakah PSG mengakhiri musim dengan gelar ganda?

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top