Proyek fisik yang dikerjakan sejak Sabtu (16/5/2026) ini menjadi salah satu sasaran utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Kodim 0405/Lahat. Warga dan personel TNI terlihat saling bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan konstruksi, mulai dari pondasi hingga dinding bangunan MCK.
Pasiter Kodim 0405/Lahat, Kapten CKE Yuliansyah, menekankan bahwa gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama percepatan pengerjaan. "Anggota Satgas bersama warga terus bekerja sama mengerjakan pembangunan MCK titik 1 agar cepat selesai dan segera dimanfaatkan masyarakat," ujarnya di lokasi.
Menurutnya, kehadiran fasilitas MCK ini diharapkan mampu memutus kebiasaan buang air besar sembarangan yang masih terjadi di beberapa titik desa. "Kami berharap fasilitas ini nantinya dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk mendukung pola hidup bersih dan sehat," tambah Kapten Yuliansyah.
Pembangunan MCK di Lubuk Tampang bukan sekadar proyek fisik. Ketersediaan sanitasi yang memadai secara langsung akan menekan risiko penyakit berbasis lingkungan, seperti diare dan demam tifoid, yang kerap muncul akibat sumber air bersih yang terkontaminasi.
Warga setempat menyambut antusias pengerjaan ini. Selama ini, sebagian warga harus berbagi fasilitas atau menggunakan sungai untuk mandi dan mencuci. Dengan adanya MCK komunal ini, kebutuhan dasar sehari-hari bisa dilakukan lebih higienis dan nyaman.
Setelah titik 1 rampung, Satgas TMMD ke-128 bersama warga direncanakan melanjutkan ke titik-titik MCK lainnya yang masih dalam daftar sasaran fisik. Program TMMD di Desa Lubuk Tampang juga mencakup pembukaan akses jalan dan rehabilitasi fasilitas umum lainnya.
Kapten Yuliansyah mengimbau warga untuk aktif berpartisipasi hingga seluruh sasaran tuntas. "Semakin padu kita bergotong royong, semakin cepat desa ini punya infrastruktur yang layak," pungkasnya.